Berita

Suhendra Hadikuntono/Net

Politik

Pemerintah Diminta Pulangkan WNI Dari Negara Yang Lockdown

SELASA, 21 APRIL 2020 | 23:01 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ribuan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri mengalami nasib yang kurang mengenakan di negara-negara yang melakukan lockdown. Atas alasan itu, pemerintah didesak untuk segera memulangkan mereka yang berada di Amerika Serikat dan Malaysia.

"Nasib WNI yang terjebak di negara-negara yang menerapkan lockdown sungguh memprihatinkan. Mereka harus segera dipulangkan ke Tanah Air, bagaimana pun caranya," ujar pengamat intelijen senior, Suhendra Hadikuntono kepada wartawan, Selasa (21/4).

Suhendra lantas mencontohkan nasib ribuan WNI di Malaysia. Mayoritas mereka yang bekerja sebagai tenaga kerja Indonesia (TKI) terkatung-katung sejak pemerintah negeri jiran menerapkan kabijakan lockdown.


Bahkan, sambungnya, banyak di antara WNI itu yang terancam kelaparan karena tidak masuk daftar bantuan pemerintah Malaysia.

Suhendra meminta pemerintah untuk segera mencari solusi memulangkan para WNI tersebut. Menurutnya, kemanusiaan harus diutamakan dalam hal ini. Terlebih konstitusi mengamanatkan untuk melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

"Kalau memang tidak bisa dengan pesawat, mereka bisa dipulangkan dengan kapal laut. Pemerintah RI harus bertindak cepat," jelasnya.

Namun demikian, dia menekankan agar pemulangan ribuan WNI dari luar negeri itu dilakukan sesuai protokol kesehatan berstandar World Health Organization (WHO), terutama di pintu-pintu masuk baik jalur udara, laut maupun darat.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya