Berita

Ketua Komisi VIII fraksi PAN, Yandri Susanto/RMOL

Politik

Jokowi Larang Mudik, Politisi PAN: Jangan Cuma Lip Service!

SELASA, 21 APRIL 2020 | 17:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kebijakan larangan mudik ramadhan dan Idul Fitri di tengah pandemik Covid-19 oleh pemerintah diharapkan tidak sekadar celoteh belaka.

Jika Presiden Joko Widodo menegaskan larangan mudik lebaran, maka akses layanan transportasi antarkota dan wilayah juga harus dihentikan.

Begitu ditegaskan Ketua Komisi VIII fraksi PAN, Yandri Susanto dalam keterangannya, Selasa (21/4).


"Kebijakan larangan mudik pemerintah ini jangan setengah-setengah, jangan hanya lip service," kata Yandri Susanto.

"Apa yang saya maksud lip service? Kalau dilarang mudik, maka pemerintah harus siap dengan langkah berikutnya. Seperti menghentikan semua angkutan transprotasi misalnya bis antarkota, provinsi itu enggak boleh beroperasi lagi," imbuhnya menegaskan.

Namun begitu, politisi PAN ini tetap menyambut baik keputusan pemerintah melarang masyarakat mudik pada kondisi pandemik Covid-19 seperti saat ini. Namun hal itu harus didukung dengan penerapan yang dilakukan secara disiplin.

Salah satunya, dengan menyetop layanan transportasi antarkota dan wilayah demi keamanan bersama. Hal itu juga sekaligus menunjukkan bahwa pemerintah memang benar-benar serius atas kebijakan yang diputuskannya itu.

"Jangan seolah berbuat tapi tak berbuat gitu lho. Kalau moda transportasi tidak dihentikan, mereka (akan) beli tiket sendiri, mereka pakai uang sendiri. Itu tak bisa disalahkan. Pidato Pak Jokowi kalau memang benar serius, bukan hanya pemanis," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya