Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto/Net

Politik

Airlangga Apresiasi Cara Fraksi Golkar Bali Bantu Penanganan Covid-19

SELASA, 21 APRIL 2020 | 13:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memuji langkah yang dilakukan Fraksi Golkar DPRD Bali dalam penanganan Covid-19 di Pulau Dewata. Langkah yang dimaksud adalah dengan menyumbang 75 persen gaji mereka.

“Berita terkait 75 persen gaji fraksi golkar disumbangkan viral di mana-mana,” ujar Airlangga dalam saat melakukan teleconference bersama kader Golkar Bali, Senin (20/4).

Selain memberikan apresiasi, Airlangga juga menyampaikan untuk perlunya penanganan khusus dan pengawasan terkait pemulangan pekerja migran Indonesia (PMI) di Bali. Penanganan khusus itu seperti karantina.


Menko Perekonomian ini menyebutkan juga terkait Kartu Prakerja. Kata dia, Bali menjadi salah satu wilayah yang memiliki antusiasme tinggi.

"Terkait Kartu Prakerja di Bali yang sudah mendaftar berjumlah sekitar 42 ribu lebih dari data yang sudah masuk keseluruhan sekitar 5,9 juta," jelasnya.

Khusus Bali, sambung Airlangga, pemerintah juga sudah memperluas fasilitas perpajakan pada sektor pariwisata dan jasa travel agent yang terdampak wabah Covid-19.

"Ini diharapkan bisa merelaksasi industri pariwisata di Bali dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) terutama dalam membayar suku bunga dan pokoknya. Tetapi pemerintah sendiri akan memberi batasan relaksasi selama 3 bulan sebesar 100 persen, 3 bulan berikutnya 50 persen, dan selah itu melihat perkembangan lebih lanjut," urainya.

Sementara itu Ketua DPD Golkar Baki Sugawa Korry mengatakan, pihaknya mendorong PMI yang bekerja di luar megeri sebanyak 20 ribu yang sudah ke Bali sekitar 7 ribu orang untuk dilakukan karantina.

Karantina, kata dia, juga berlaku bagi hasil rapid test yang negatif juga harus menjalani di hotel-hotel yang disiapkan pemerintah provinsi untuk karantina.

“Jika kekurangan kamar, anggota DPR RI Gde Sumarjaya Linggi sudah mempersilakan rumahnya untuk dijadikan tempat karantina,” kata Sugawa Korry.

Pihaknya juga berharap jika ada bantuan dari DPP Partai Golkar untuk Bali untuk dibagikan atau disebar untuk masyarakat untuk penanggulan Covid-19, pihaknya sangat menanti bantuan tersebut.

Dalam laporannya kepada Ketum Golkar, bahwa Golkar Bali sudah melaksanakan pemberian bantuan tahap pertama berupa pembagian masker, sanitizer, penyemprotan disinfektan hingga ke desa-desa.

"Yang tidak kalah penting, bahwa Golkar Bali memberdayakan ibu-ibu pekerja penjahit yang dirumahkan untuk memproduksi sendiri sebanyak 100 ribu masker dan pembuatan sendiri sanitizer untuk didistribusikan kepada DPD di kabupaten/kota di Bali untuk diberikan kepada masyarakat," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya