Berita

Presiden Joko Widodo resmi larang mudik untuk seluruh masyarakat/Net

Politik

Resmi Larang Masyarakat Mudik, Jokowi: Ada 24 Persen Yang Masih Bersikeras Mudik

SELASA, 21 APRIL 2020 | 11:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Joko Widodo akhirnya memutuskan untuk melarang masyarakat melakukan kegiatan mudik pada tahun ini.

Hal ini disampaikan Kepala Negara dalam Rapat Terbatas (Ratas) secara virtual, yang disiarkan dari Istana Bogor, Selasa (21/4).

"Pada rapat hari ini saya ingin menyampaikan bahwa mudik semuanya akan kita larang," tegas Jokowi.


Sebelumnya, dikatakan Jokowi, pemerintah telah memutuskan mengeluarkan pelarangan mudik bagi ASN, TNI, Polri, dan pegawai BUMN. Hal inilah yang kemudian dijadikan landasan oleh pemerintah.

"Dari sinilah saya ingin mengambil keputusan setelah larangan mudik Pegawai BUMN, ASN, TNI, Polri sudah kita lakukan," ungkapnya.

Lebih lanjut, mantan Walikota Solo ini mengatakan, hasil survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan menunjukan ada 68 persen masyarakat yang memutuskan tidak mudik. Sementara yang sudah mudik baru 7 persen. Sisanya masih bersikeras untuk mudik.

"Ada yang tetap bersikeras mudik 24 persen. Yang sudah mudik 7 persen. Artinya masih ada angka yang sangat besar yaitu 24 persen tadi," sebut Jokowi.

Untuk itu, Jokowi memerintahkan jajaran menteri terkait untuk mempersiapkan hal-hal yang berkaitan dengan pelarangan mudik ini.

"Oleh sebab itu saya minta persiapan-persiapan yang  berkaitan dengan ini mulai dilakukan," pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya