Berita

Anggota Komisi II DPR dari FKB, Sukamto/Net

Politik

Dukung Penundaan, PKB Minta KPU Hitung Ulang Kebutuhan Pilkada Serentak 9 Desember

SENIN, 20 APRIL 2020 | 17:13 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Selasa (14/4) bersepakat menunda penyelenggaraan Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) serentak pada 9 Desember 2020.

Alasanya adalah penyebaran virus corona baru (Covid-19) sudah menjadi  bencana nasional. Pilkada di 270 daerah itu sedianya akan dilakukan pada 23 September 2020.

Anggota Komisi II DPR RI, Sukamto menilai keputusan penundaan Pilkada pada 9 Desember di tengah pandemik Covid-19 sangatlah tepat.


"Itu sudah sangat tepat, karena anggaran sudah teralokasikan tahun 2020, dan sebagian anggaran sudah diserap," ujar Sukamto kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/4).

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan, keputusan menunda Pilkada Serentak dari bulan September menjadi Desember bukanlah pekerjaan yang mudah bagi KPU.

"Faktor pendemik Covid-19 menjadi pertimbangan utama, dikarenakan Pemilu adalah pesta rakyat  jadi aturan terhadap masyarakat yang berhubungan dengan social distancing saat ini harus dijaga," ungkapnya.

"Karena pemilih pada bulan Desember sudah berbeda. Kenapa demikian? pemilih yang sudah usia genap 17 pada tanggal pemilihan harus bisa memilih dan harus terdaftar juga," pungkasnya.

Sukamto berharap, dengan keputusan yang sudah dibuat bersama, KPU segera menghitung ulang biaya yang dibutuhkan akibat penundaan tersebut. Namun demikian, jika kondisi masih belum memungkinkan akan ada langkah-langkah yang akan dibuat bersama.

"Kalau masih belum memungkinkan nanti akan dibicarakan lagi nanti," pungkasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya