Berita

Presiden Taiwan Tsai Ing Wen/Net

Dunia

Diplomasi Twitter, Cara Tsai Ing Wen Bantah Propaganda China

MINGGU, 19 APRIL 2020 | 20:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setiap pemimpin negara memiliki karakter dan gaya kepemimpinan serta cara diplomasi masing-masing yang khas. Salah satunya adalah Presiden Taiwan Tsai Ing Wen.

Wanita kelahiran Taipei, 31 Agustus 1956 itu menggunakan sosial media sebagai alat diplomasinya untuk memperkuat partisipasi Taiwan dalam komunitas global. Media sosial yang sering dia gunakan salah adalah Twitter.

Untuk diketahui, akun Twitter resminya, @iingwen, memiliki satu juta pengikut per akhir pekan ini (Minggu, 19/4).


Tsai sendiri mengakui bahwa media sosial adalah alat yang efektif untuk berkomunikasi secara terbuka dengan dunia. Hal itu dia ungkapkan dalam video pendek yang diunggah di akun Twitternya pada Jumat (17/4).

"Taiwan ingin terlibat dengan dunia. Dan media sosial memberi kita platform terbuka dan bebas untuk memasuki percakapan global," kata Tsai dalam video tersebut.

"Pandemi tidak memiliki batas. Tetapi untungnya bagi kita, media sosial juga melampaui jarak," sambungnya, merujuk pada pandemi virus corona atau Covid-19 yang saat ini tengah menimpa banyak negara dan wilayah di seluruh dunia.

Lebih lanjut Tsai menyebut, media sosial membantu Taiwan terhubung dengan dunia.

"Datang bersama dan berbagi cerita mengingatkan kita bahwa kita tidak sendirian. Kita akan melewati ini. Dan kita akan melakukannya bersama," kata Tsai, dalam video yang juga memamerkan upaya Taiwan untuk memerangi pandemi virus corona di pulau itu.

Tsai menyebut, negara dan warganya bersedia untuk untuk membantu dalam komunitas internasional melawan pandemi ini.

Ini bukan kali pertama Tsai membagikan pesan melalui Twitter.

Sejak Januari tahun ini, Tsai rutin membuat cuitan soal upaya Taiwan untuk memerangi virus corona. Termasuk di antaranya adalah sumbangan jutaan masker dari Taiwan untuk petugas kesehatan di negara-negara di seluruh dunia.

Sejak saat itu juga, cuitannya di Twitter semakin menyita perhatian publik, bukan hanya di Taiwan tapi juga di luar Taiwan.

Terlebih, awal tahun ini, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Progresif Demokratik (DPP) Sidney Lin juga meminta agar lebih banyak orang Taiwan untuk mengikuti Tsai di Twitter dan membagikan kisah insipiratif soal upaya Taiwan memerangi virus corona kepada dunia.

Hal itu penting, karena menurutnya agar publik dunia tidak hanya mengkonsumsi kisah soal Taiwan dari versi China.

Twitter juga menjadi alat tersendiri bagi Tsai untuk menunjukkan bagaimana Taiwan sebenarnya, dan bukan hanya Taiwan dari sudut pandang China.

Selain itu, Tsai juga menggunakan Twitter untuk berkomunikasi secara terbuka dengan para pemimpin dunia lainnya. Sebagai contoh, pada 7 April lalu, Tsai membuat cuitan soal ucapan terimakasihnya kepada Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.

Di pos lain hari itu, Tsai menawarkan untuk menyumbangkan masker bedah dan perlengkapan medis ke Jepang.

Sebagai tanggapan, Perdana Menteri Jepang Abe Shinzo me-retweet cuitan Tsai dan berterima kasih kepada Taiwan atas dukungan hangatnya.

Tidak berhenti sampai di situ, Tsai baru-baru ini juga membuat cuitan untuk mengucapkan selamat Festival Songkran dalam bahasa Thailand dan Inggris. Songkran adalah Tahun Baru Thailand.

Mengutip Taiwan News, Tsai sendiri sebelumnya bukan pengguna aktif Twitter. Akun Twitternya tidak digunakan selama bertahun-tahun sebelum dia mengaktifkannya kembali pada 15 Januari 2017, atau sembilan bulan setelah dia menjabat sebagai orang nomor satu di Taiwan.

Hal itu dilakukan Tsai sebagai jendela bagi dunia untuk melihat Taiwan ketika China mengintensifkan upayanya untuk mengisolasi Taiwan secara internasional.

Namun sejak pandemi virus corona, dia semakin aktif membuat cuitan untuk membagikan informasi soal bagaimana Taiwan melawan virus tersebut.

Twitter sendiri sebenarnya bukan media sosial utama yang digunakan oleh masyarakat Taiwan. Meski banyak politisi Taiwan yang menggunakan Twitter untuk mengirim pesan mereka kepada audiens internasional, Twitter masih menjadi pemain ketiga di Taiwan dalam hal media sosial. Hal itu terungkap dalam Laporan Internet Taiwan 2019 yang diterbitkan oleh 8 Informasi Jaringan Taiwan Center pekan lalu.

Laporan itu mengatakan, 79,2 persen dari warga Taiwan yang disurvei antara September dan November tahun lalu menggunakan media sosial online, di antaranya 98,9 persen menggunakan Facebook, 38,8 persen menggunakan Instagram dan hanya 5,6 persen menggunakan Twitter.

Sementara itu, menurut situs web perusahaan pemasaran media sosial Socialbakers, Tsai Ing Wen merupakan pengguna Twitter dengan followers terbanyak di Taiwan, yakni 1 juta.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya