Berita

Cuplikan vide Presiden Jokowi/Repro

Politik

Presiden Jokowi: Pemerintah Tidak Bisa Kerja Sendirian Hadapi Covid-19, Peran Serta Masyarakat Sangat Penting

SABTU, 18 APRIL 2020 | 22:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sangat berharap kepada semua lapisan masyarakat turut bekerja sama dengan bahu-membahu bersama pemerintah melawan wabah Covid-19 di Tanah Air.

Sebab, pemerintah dengan segala upaya dan kekuatan yang dikerahkan akan sulit tercapai jika tidak adanya kerjasama untuk menekan penyebaran virus iasal Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu.

Begitu disampaikan Kepala Negara dalam unggahan akun Instagram pribadinya beberapa saat lalu, Sabtu (18/4).


"Pemerintah tidak bisa bekerja sendirian, tidak bisa. Peran serta seluruh lapisan masyarakat sangatlah penting. Semua ini bukan hal yang mudah untuk kita semua," ucap Presiden Jokowi.

Kendati demikian, Presiden Jokowi sangat optimis jika kerjasama dari semua pihak untuk disiplin dan saling membantu sesamanya menghadapi pandemi Covid-19 ini, Indonesia akan survive dan menjadi negara yang maju.

"Tetapi saya amat percaya. Jika kita mampu melalui kesulitan ini bersama, kita justru akan menjadi bangsa yang semakin kuat dan siap menyongsong masa depan yang lebih sejahtera," tuturnya.

Presiden Jokowi juga menghaturkan terimakasih kepada semua pihak dan lapisan masyarakat yang sudah berupaya saling mengulurkan tangannya untuk membantu sesamanya di tengah pandemik Covid-19 ini.

Hal itu, lanjut sang Kepala Negara, merupakan jati diri bangsa Indonesia yang tetap bertahan dan tidak pernah dalam kondisi sesulit apapun.

"Aksi aksi solidaritas ini adalah penegas sifat dan kebesaran bangsa Indonesia yakni bangsa gotong-royong, bangsa pejuang, yang selalu menemukan kekuatan dan solusi lokal, ditengah berbagai krisis," demikian Presiden Jokowi.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya