Berita

Cuplikan Presiden Jokowi saat ajak masyarakat Indonesia berada di rumah/Repro

Politik

Jokowi: Obat Ampuh Corona Belum Ada, Penyebarannya Dapat Dicegah Dengan Disiplin Di Rumah

SABTU, 18 APRIL 2020 | 19:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Perkembangan kasus virus corona baru (Covid-19) di Indonesia masih terus meningkat hingga hari ini. Sebab, sudah sebanyak 6.248 penduduk terkonfirmasi positif, 631 pasien sembuh, dan 535 pasien meninggal.

Presiden Joko Widodo dalam sebuah video conference yang diunggah di akun Facebook resminya menyatakan, dunia saat ini juga tengah berperang melawan pandemik Covid-19.

Ia menyebutkan, sebanyak 213 negara sudah terpapar virus asal Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Pemerintah Komunis China ini.


"Mulai dari negara berkembang hingga negara maju berperang melawan pandemi corona, termasuk negara kita Indonesia," ungkap Kepala Negara dalam video yang diunggah di akun Facebook resminya, Sabtu (18/4).

Karena hal inilah kemudian Jokowi mengajak kembali masyarakat untuk displin tetap berada di rumah. Hal ini menurutnya, cara ampuh melawan virus mematikan ini.

"Saat ini obat ampuh untuk melawan virus corona belum ada, tapi penyebaran corona dapat dicegah dengan kedisiplinan yang kuat dari kita sendiri. Ya, disiplin diri," tegas Mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Selain tetap berada di rumah, beberapa hal yang juga harus dilakukan secara displin disebutkan Jokowi. Yaitu mulai dari disiplin menggunakan masker, disiplin menjaga jarak, hingga disiplin untuk menghindari kerumunan.

"Dan ini harus dilakukan secara bersama-dan terus menerus, tidak boleh terputus. Seperti yang sering saya sampaikan, bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah di rumah," demikian Jokowi menegaskan.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya