Berita

Ilustraso Covid-19/Net

Nusantara

Pemkot Cirebon Gelontorkan Rp 30 Miliar Untuk Tangani Covid-19

KAMIS, 16 APRIL 2020 | 04:11 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah Kota Cirebon telah melakukan refocusing dan realokasi anggaran belanja yang tidak prioritas dari masing-masing perangkat daerah. Dari hasil tersebut, diperoleh dana sebesar Rp 30 miliar yang akan digunakan untuk penanganan Covid-19.

Refocusing dan realokasi di setiap perangkat daerah di lingkungan Pemkot Cirebon itu dilakukan menyusul adanya instruksi Mendagri No 1 Tahun 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Desease 2019 di Lingkungan Pemerintah Daerah.

“Dana tersebut adalah Biaya Tak Terduga (BTT) tahap kedua untuk penanganan Covid-19, yang merupakan hasil dari biaya belanja yang tidak prioritas atau yang bisa ditunda kebutuhannya di setiap dinas,” ungkap Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Cirebon, Agus Mulyadi, Rabu (15/4) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.


Dikatakan Agus, dari dana sebesar Rp30 miliar itu, masing-masing akan dialokasikan ke Dinas Kesehatan yang digunakan untuk rapid test, penyiapan ruang isolasi tambahan, pengadaan alat pelindung diri (APD), biaya insentif untuk tenaga kesehatan, biaya isolasi di tingkat RT/RW dan lain-lain.

“Dana tersebut juga dialokasikan ke Rumah Sakit untuk instensif para tenaga kesehatan dan pengadaan APD,” jelasnya.

Selain dari sektor kesehatan, kata Agus, dana tersebut juga dialokasikan untuk jaring pengaman sosial (JPS), baik dalam bentuk uang tunai maupun distribusi kebutuhan pokok berupa beras.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya