Berita

Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Ibukota Baru Lanjut? Menko Luhut: Boro-boro Mikir Itu, Kita Masih Fokus Corona

RABU, 15 APRIL 2020 | 07:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Proyek ibukota negara baru (IKN) tersendat proses pembangunannya lantaran adanya wabah Covid-19 yang merontokkan sendi-sendi ekonomi nasional. Padahal seharusnya, tahun ini langkah awal pengerjaan infrastruktur ibukota negara baru di Penajam Paser Utara dimulai.

Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan menegaskan bahwa saat ini fokus Presiden Joko Widodo adalah penanggulangan wabah Covid-19. Pemerintah, sambungnya, belum membuka pembahasan mengenai ibukota negara baru.

“Kita belum pikir itu mau terus apa enggak ya. Boro-boro mikir itu, sekarang kita fokus sama corona ini,” ujarnya saat melakukan video conference dengan awak media, Selasa malam (14/4).


Pihaknya mengatakan proyek ibukota negara baru ini belum ada keputusan lagi dari Presiden Joko Widodo lantaran adanya musibah pandemik mematikan ini.

“Waktu itu saya ditanya soal ibukota negara baru, terus saya jawab. (Tapi kata publik) wah Menko Marves mikirnya masih ibukota. Enggak gitu, ya memang belum diapa-apakan, jalan di tempat kan ya sekarang,” katanya.

“Mau diputuskan gimana presiden belum evaluasi, mungkin setelah ini mau dievaluasi,” tambah Menko Luhut.

Namun demikian, dia memastikan investor asing masih tertarik dengan proyek ibukota negara baru di Kalimantan Timur. Pihaknya juga masih membuka peluang serta komunikasi dengan para investor tersebut.

“Saya katakan kepada anda, seperti Abu Dhabi mereka masih lihat peluang investasi. Jadi dia lho, yang mau investasi bukan duit kita. Jangan bilang lagi nanti, Luhut itu uang, uang, uang lagi,” bebernya.

“Jadi mereka yang minta, ya kita tanggapi aja. Kita bilang ya lihat dulu, sekarang ini kan kita masih fokus terhadap ini. Tapi strukturnya tetap mereka kerjakan karena itu bukan bicara ibukota saja, tapi juga infrastruktur lain,” tutupnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya