Berita

Gubernu Jatim Khofifah Indar Parawansa/Net

Nusantara

Hari Ini, Jawa Timur Kembali Kedatangan Ratusan TKI Dari Malaysia

RABU, 15 APRIL 2020 | 03:05 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Di tengah wabah pandemi Coronavirus Disease (Covid-19), Jawa Timur akan kembali kedatangan ratusan pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia dan Kuala Lumpur. Para tenaga kerja indonesia (TKI) itu dijadwalkan mendarat di bandara Internasional Juanda hari ini Rabu, (15/4).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan, kedatangan para TKI itu terbagi dalam dua penerbangan.

Penerbangan pertama, ada 78 TKI asal jatim dari Malayasia yang sudah pulang ke tanah air beberapa waktu yang lalu tapi mendarat di Medan. Saat ini, para TKI tersebut dalam kondisi baik dan sudah melalui masa observasi di Medan selama 14 hari. Hasilnya, mereka dinyatakan bersih dari gejala klinis Covid-19.


“Mereka turunnya di Medan dan sudah di observasi selama 14 hari sebanyak 78 orang. Besok mereka datang di Juanda sore hari,” kata Khofifah dalam jumpa pers di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa, (14/4) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jatim.

Penerbangan kedua kata Khofifah, yakni dari Kuala Lumpur. Namun, saat ini, Khofifah belum menerima data resmi jumlah TKI yang akan datang beserta dengan rinciannya.

“Kemudian dalam waktu yang hampir bersamaan yang dari Kuala Lumpur juga datang. Jadi teman-teman misalnya berapa PMI-nya berapa mahasiswanya berapa warga Indonesia yang ada di Malaysia dan kemudian kembali serasa kita akan menunggu data detail dari Pak Dokter Kohar,” jelasnya.

Khofifah juga memastikan, setibanya di Bandara Juanda, para TKI tersebut akan mengikuti serangkaian pemeriksaan kesehatan termasuk rapid test. Prosesnya dipastikan sama dengan kedatangan TKI sebelumnya beberapa waktu yang lalu.

“Tetapi bahwa SOP-nya kita tetap akan menyiapkan rapid test untuk mereka. Bedanya kalau yang dulu lebih banyak tenaga kesehatan dari Pemprov kalau besok kita sudah akan bersama-sama dengan tim kesehatan dari KKP,” demikian khofifah.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya