Berita

Walikota Semarang dan Kapolresta Semarang/RMOL

Nusantara

Tekan Penularan Covid-19, Orang Masuk Kota Semarang Wajib Lapor 'Sidatang'

RABU, 15 APRIL 2020 | 00:57 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Polrestabes dan Pemkot Semarang meluncurkan aplikasi "Sidatang" (Sistem Pendataan Pendatang). Tujuannya, untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kota Semarang,  

Aplikasi berbasis smartphone tersebut secara resmi diluncurkan oleh Kapolrestabes Semarang Kombes Auliansyah Lubis dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Selasa (14/4/2020).

Hadir dalam peluncuran aplikasi "Sidatang" tersebut Dandim 0733/BS Kota Semarang, Zubaedi, Kajari Kota Semarang, Sumurung Pandapotan Simaremare, Ketua DPRD Kota Semarang, Kadarlusman, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu dan Dandenpom IV/5 Semarang, Okto Femula.


Dalam paparannya Kapolrestabes Semarang mengatakan, aplikasi "Sidatang" ini sebagai sarana wajib lapor bagi warga yang datang ke Kota Semarang.

"SIDATANG tersebut ditetapkan untuk memudahkan pemantauan masyarakat yang datang dari luar kota, sebagai langkah antisipasi untuk menekan potensi penyebaran virus Corona atau Cobid-19 di Kota Semarang," ujar Kapolrestabes, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jateng.

Adapun cara untuk masyarakat melapor ke Sidatang dibuat cukup mudah, yaitu cukup hanya dengan memindai barcode yang akan dipasang di sejumlah tempat antara lain Bandara, Stasiun, Terminal, Pelabuhan dan lainnya.

"Yang masih dievaluasi adalah di tempat mana barcode-barcode ini diletakkan, sehingga penumpang yang turun atau keluar dari area kedatangan tidak menumpuk," ungkap Kapolrestabes Semarang tersebut," tambah Kapolrestabes.

Lebih lanjut Kapolrestabes Semarang mengatakan, untuk barcode juga disediakan dari keberangkatan untuk formulir pendataan bisa diisi di perjalanan. Sehingga nanti ketika datang tinggal menunjukkan hasil pengisian formulir kepada petugas.

Sementara itu Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang dilakukan oleh Polrestabes Semarang.

"Adanya program Sidatang yang diinisiasi oleh Pak Kapolrestabes ini membuat pendataan lebih efektif, efisien, cepat dan data pendatang yang tersaji bisa lebih detail," tambah Wali Kota Semarang.

Apalagi lanjut Hendi, panggilan akrabnya, basis datanya juga langsung tersambung secara real time ke server Pemkot dan Polrestabes.

"Sehingga sedulur-sedulur di Puskesmas begitu ada data masuk akan langsung melakukan klarifikasi sebagai upaya pemantauan, hingga melakukan karantina," pungkas Hendi.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Tokoh Pemuda Papua Soroti Ancaman Provokasi Asing dalam Film Pesta Babi

Kamis, 28 Mei 2026 | 00:10

Geopolitik Tembaga: Peran Indonesia dalam AI Supply Chain

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:43

Pakar IPB Ungkap Fakta di Balik Perbedaan Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:17

Athari Gauthi Tebar Sapi Kurban Lewat Jalur Parlemen Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 22:30

AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Kurban Sapi

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:46

PTK Pastikan Operasional Maritim Tetap Jalan Selama Libur Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:37

Menlu Sugiono: Kunjungan Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:10

Purbaya Samakan Dirinya dengan Nabi Yusuf: Sama-sama Menteri Keuangan

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:08

Jokowi Ingin Pamer Kekuatan ke Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56

Istana: 1.098 Sapi Kurban Merupakan Bantuan Pemerintah lewat Banpres

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:33

Selengkapnya