Berita

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an/RMOL

Politik

Saat Negara Sedang Melawan Wabah Covid-19, Di Mana Suara Milenial?

SELASA, 14 APRIL 2020 | 02:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pandemik Coronavirus Disease (Covid-19) telah memporak porandakan berbagai bidang baik di dunia maupun di Indonesia.

Dampak pandemik Covid-19 itu di antaranya ambruknya ekonomi Indonesia, penundaan penyelenggaraan Pilkada dan tertundanya berbagai program pembangunan negara.

Saat negara sedang melawan pandemik Covid-19 muncul pertanyaan besar terkait dengan keterlibatan kalangan milenial dalam mengambil peran dalam mengatasi musibah yang sudah mengakibatkan kematian hampir 400 orang warga Indonesia itu.


Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL melontarkan kritik keras terhadap kalangan milenial yang suaranya nyaring saat momentum Pilpres.

Menurutnya, dalam mengatasi masalah Covid-19 pemerintah tidak bisa berjalan sendiri, butuh kesadaran kolektif untuk berhasil lepas dari badai wabah ini. Salah satunya adalah keterlibatan kelompok milenial yang memiliki populasi yang sangat besar.

"Harus ada kesadaran kolektif, kalau soal begini (wabah Covid-19) kok pemerintah terkesan sendiri. Kalangan milenial suaranya tidak nyaring terdengar. Kalau di isu politik suaranya nyaring, di isu Covid-19 suaranya kok tenggelam?" tanya Ali Rif'an dengan ekspresi heran, Senin malam (13/4).

Sebagai kalangan yang melek informasi, Ali menyayangkan peran kalangan milenial tidak nampak. Gerakan dalam upaya mencari jalan keluar memerangi wabah virus asal Kota Wuhan, Provinsi Hubei China ini juga tidak terlalu terlihat.

Data yang Ali Rif'an miliki, peran milenial saat Pilpres 2019 kemarin sangatlah signifikan, mulai perang tagar soal Pilpres hingga tembus jutaan cuitan di linimasa Twitter.

Sedangkan di tengah pandemik global ini, peran kalangan milenial dalam mengkampanyekan upaya penanggulangan Covid-19 ini tidak seserius Pilpres.

"Dilihat dari tagar soal isu Pilpres, tagar soal 2019 ganti presiden, 2019 tetep Jokowi cuitan bisa tembus jutaan, sementara cuitan di rumah saja hanya puluhan ribu, riuh rendah dan hingar bingar peran milenial di isu covid-19 ini sangat kurang sekali," demikian papar eks Manajer Riset Poltracking ini.

Terkait kondisi kalangan milenial di tengah pandemik ini, Ali mengatakan seharusnya para pemuda selalu identik dengan idealismenya.

Pria lulusan Magister Politik Universitas Indonesia ini mengutip pernyataan Tan Malaka bahwa "Idealisme adalah kemewahan terakhir yang dimiliki oleh pemuda".

"Mereka (kalangan milenial) bisa mengkampanyekan social distancing, physical distancing dan kebijakan PSBB. Milenial harus bergerak membantu pemerintah, ini kan isu krusial urusan kemanusiaan kok kalah sama isu politik," demikian kata Ali kembali menunjukkan keheranannya.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Tokoh Pemuda Papua Soroti Ancaman Provokasi Asing dalam Film Pesta Babi

Kamis, 28 Mei 2026 | 00:10

Geopolitik Tembaga: Peran Indonesia dalam AI Supply Chain

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:43

Pakar IPB Ungkap Fakta di Balik Perbedaan Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:17

Athari Gauthi Tebar Sapi Kurban Lewat Jalur Parlemen Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 22:30

AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Kurban Sapi

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:46

PTK Pastikan Operasional Maritim Tetap Jalan Selama Libur Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:37

Menlu Sugiono: Kunjungan Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:10

Purbaya Samakan Dirinya dengan Nabi Yusuf: Sama-sama Menteri Keuangan

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:08

Jokowi Ingin Pamer Kekuatan ke Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56

Istana: 1.098 Sapi Kurban Merupakan Bantuan Pemerintah lewat Banpres

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:33

Selengkapnya