Berita

Update kasus Covid-19 di Lamongan, Jatim/Ist

Nusantara

Kasus Covid-19 Di Lamongan Jatim Meningkat Tajam, Sebagian Besar Petugas Haji

SELASA, 14 APRIL 2020 | 02:22 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Jumlah pasien positif Coronavirus Disease (Covid-19) di Kabupaten Lamongan mengalami peningkatan signifikan. Hingga Senin (13/4/2020), total sebanyak 24 pasien terkonfirmasi positif Covid 19 hasil swab PCR (Polymerase Chain Reaction) Laboratorium Balitbangkes pusat.

Dengan pertambahan yang tajam pasien positif Covid 19 tersebut, Kabupaten Lamongan berada di peringkat ke 3 sebagai wilayah kabupaten/kota terjangkit pandemi Covid 19 di Provinsi Jawa Timur, setelah Kabupaten Sidoarjo dan Kota Surabaya.

“Hari ini hasil dari Balitbangkes pusat, ada tambahan 1 orang, dan kemarin sebanyak 10 orang, sebelumnya ada 13 orang, jadi totalnya sebanyak 24 pasien terkonfirmasi positif Covid 19,” kata jurubicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Lamongan, Taufik Hidayat, Senin (13/4) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jatim.


Taufik mengatakan, sebagian besar pasien yang positif Covid 19, masuk dalam klaster pelatihan petugas haji di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, yang berlangsung 9-18 Maret 2020 lalu.

“Sebenarnya ada 26 pasien positif, dengan 11 pasien dari klaster Sukolilo (pelatihan haji), 10 lainnya punya kontak erat dengan klaster Sukolilo, dan 5 sisanya (masyarakat) umum, dan (anggota) TNI,” terangnya.

Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Percepatan melalui Covid 19 Center Lamongan (CCL) tercatat bertambahnya pasien positif Covid 19 tersebar di beberapa kecamatan.

Jumlah pasien terbanyak ada di Kecamatan Sukodadi (6 Orang), Turi (6), Lamongan (3), Deket (2), selebihnya Kecamatan Solokuro (1 Orang), Kedungpring (1), Sugio (1), Maduran (1), Karangbinangun (1), Paciran (1), Karanggeneng (1). Sedangkan 1 orang dinyatakan positif berdasarkan hasil swab Lab TDDC Unair.

Sementara, di Lamongan juga terdapat orang dengan resiko (ODR) sebanyak 31.016 orang, dan orang dengan pemantauan (ODP) sebanyak 236 orang, serta pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 100 orang.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya