Berita

Masjid/Net

Publika

Ramadhan Di Tengah Pandemik

SENIN, 13 APRIL 2020 | 09:59 WIB

RAMADHAN tinggal menghitung hari, tentu ada sedikit suasana yang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya akibat adanya pandemik corona.

Bagaimana kita tidak sedih, menurut beberapa data yang terkumpul, rata-rata hampir setiap hari ada penambahan 100 kasus pasien Covid-19. Bahkan untuk saat ini saja sudah tembus di angka 2.000.

Akhirnya untuk mengantisipasi persebaran yang semakin meluas, pemerintah mengambil sikap untuk malakukan PSBB (Pembatasan Social Berskala Besar). Yang dampak dari itu semua adalah adanya pembatasan aktivitas tarawih, tadarrus, pengajian, dan lain-lain.


Terlepas dari problem akibat pandemik Covid-19, Ramadahan tahun ini tetap harus kita isi dengan produktivitas tinggi yang penuh arti. Karena Ramadhan merupakan bulan kesempatan kita meraih ampunan Allah SWT atas dosa individu kita maupun ampunan atas dosa bangsa kita.

Jangan sampai Ramadhan berlalu begitu saja tanpa adanya perubahan yang signifikan pada kebaikan individu maupun bangsa kita. Terlebih di saat terjadinya musibah pandemik Covid -19 kali ini, kita harus banyak intropeksi diri atas semua semua musibah yang menimpa kita saat ini.

Kita patut renungkan ayat dan hadist berikut:

"Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar, (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan Innalillahi wainna ilaihi rojiuun. Mereka itulah yang mendapatkan keberkahan yang sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk". (QS. Al Baqarah: 155-157)

"Sesungguhnya (wabah) tha'un itu adalah siksa yang dikirim Allah kepada orang yang dikehendaki-Nya. Kemudian Allah menjadikannya rahmat bagi orang-orang yang beriman. Karena seorang hamba yang tinggal di negerinya yang tengah terjangkit tha'un, lalu ia bersabar dan mengharap ridho Allah, maka ia akan mendapatkan seperti pahala orang yang syahid". (HR Bukhari).

Dari dua ayat di atas patutlah kita sebagai orang yang beriman menjadikan apa yang menimpa kita saat ini sebagai pelajaran berharga untuk meraih rahmat Allah SWT dengan kembali kepada-Nya. Dan Ramadhan kali inilah adalah momen yang tepat bagi kita untuk melakukan taubatan nasuhah.

Taubatan nasuhan kita lakukan dengan cara taqarrub/mendekat kepada Allah SWT baik melaui bukti fisik dan lisan, dzahir dan batin menampakkan diri menjadi pribadi yang semakin beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

Bagaimana realisasi takwa itu? Tentunya ketakwaan itu bisa direalisasikan oleh setiap individu Muslim dengan jalan senantiasa terikat dengan hukum-hukum Allah SWT di dalam kehidupannya. Caranya adalah dengan menjadikan halal dan haram atau syariah Islam sebagai standar dalam hidupnya.

Dengan kata lain, yang halal diambil dan dilaksanakan, sementara yang haram dijauhi sejauh-jauhnya. Dan ketakwaan bukan hanya harus diwujudkan pada tataran individu, namun juga harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Dan insyaAllah dengan ketakwaan individu dan ketakwaan masyarakat yang terwujud setelah diterapkannya syariat Islam secara kaffah oleh negara, maka bangsa ini semakin mendapat keberkahan dan dijauhkan dari musibah dalam bentuk apapun. Amin.

Irma Setyawati
Aktivis muslimah Pasuruan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya