Berita

Update perkembangan Covid-19 di Jawa Timur/RMOL

Nusantara

Sehari Ada 83 Pasien Positif, Khofifah Akan Evaluasi Kota Tri Rismaharini

SENIN, 13 APRIL 2020 | 00:08 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pasien positif Coronavirus Disease (Covid-19) di Kota Surabaya, Jawa Timur terus mengalami kenaikan. Minggu (12/4) tercatat dalam sehari ada tambahan 83 pasien positif baru. Sehingga total menjadi 180 orang.

Untuk iu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa akan melakukan evaluasi terkait penerapan physical distancing di Surabaya, tidak terkecuali daerah lain yang juga mengalami penambahan pasien positif secara signifikan.

“Di Surabaya ini sudah 180 yang positif terkonfirmasi Covid-19. 180 bukan angka kecil, ada 502 yang PDP (pasien dalam pengawasan). Maka, evaluasi secara detail dari pelaksanaan physical distancing, pelaksanaan tinggal di rumah dan hanya keluar rumah untuk sesuatu yang sangat strategis. Kami akan lakukan koordinasi ulang. Insyaallah malam ini Pak Kapolda, Pak Pangdam akan mendetailkan kembali,” kata Khofifah dalam jumpa pers di Gedung Negara Grahadi, Minggu, (12/4) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jatim.


Khofifah juga telah meminta Sekdaprov Jatim untuk melakukan komunikasi dengan Sekkota Sorabaya, Sekda Sidoarjo, Sekda Lamongan dan Sekda Gresik, sebab empat daerah tersebut merupakan penyumbang pasien positif terbanyak.

“Tadi saya sudah minta Sekdaprov untuk berkomunikasi dengan Sekkota,” katanya.

Selain itu, Khofifah juga berpesan kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan menaati aturan-aturan yang telah ditentukan.

“Khusus warga Surabaya, tetap tenang, agar solusi-solusi yang akan kita lakukan itu berjalan efektif, artinya kedisiplinan, ketertiban dan keteraturan warga ini menjadi kunci yang sangat penting untuk bisa mencegah dari menularnya covid-19 ini,” demikian Khofifah.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya