Berita

Siswa SMK PGRI Blora produksi masker/Net

Nusantara

Sekolah Diliburkan, Siswa SMK PGRI Blora Produksi Masker Kain Untuk Masyarakat

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 16:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pelajar SMK PGRI Blora memproduksi masker berbahan kain untuk diberikan gratis kepada warga.

Kepala Sekolah SMK PGRI Blora, Diyah Lestari Suryani mengatakan, pembuatan masker ini merupakan bagian dari tugas sekolah bagi para siswa selama libur pandemik virus corona.

Pihak sekolah sengaja memberi tugas pembuatan masker sebagai bentuk kepedulian sekolah atas mewabahnya Covid-19.


"Karena anjuran pemerintah belajar di rumah, ini siswa kami beri tugas membuat masker, nanti juga untuk kami nilai, sebelum kita bagikan gratis kepada warga," kata Diyah, dilansir dari Kantor Berita RMOLJateng, Jumat (10/4).

Diyah mengatakan, dalam pembuatan masker, para siswa tidak harus datang ke sekolah. Pembuatan bisa dilakukan di rumah sesuai batas waktu yang telah diberikan sekolah.

"Bagi yang ingin membuat di sekolahan silahkan, tapi tidak boleh lebih dari 10 orang. Kain kami siapkan. Kalau dibuat di rumah kami juga gak masalah, sekolah gak melarang," jelasnya.

Untuk pembagian masker sendiri, menurut Diyah akan dilakukan bersamaan dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

"Kebetulan ini kan waktunya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), nanti kita bagikan ke warga sekaligus untuk sosialisasi sekolah kami," paparnya.

Salah satu siswa yang membuat masker disekolah, Siti Nur Rohmah, mengaku senang bisa menggunakan tenaganya untuk kemanusiaan.

"Senang, ini selain dinilai hasilnya, juga untuk kemanusiaan membantu masyarakat, mencegah penularan virus corona," katanya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya