Berita

Kamaruddin Amin/Net

Nusantara

Kemenag: Selama Corona, Tidak Ada Buka Puasa Bersama

JUMAT, 10 APRIL 2020 | 11:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ibadah pada bulan suci Ramadhan yang dimungkinkan berlangsung dalam situasi wabah virus corona baru (Covid-19), akan dilaksanakan di dalam rumah.

Pasalnya, pemerintah telah menerapkan kebijakan Pembatasan sosial Berskala Besar (PSBB). Di mana, masyarakat dilarang untuk sementara keluar rumah, bail itu untuk bersekilah, bekerja, mauoun beribadah.

Oleh karena hal itu, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Kamaruddin Amin menyatakan, pihaknya telah mengeluarkan pedoman Beribadah Ramadhan di dalam rumah.


"Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, umat Islam seluruh Indonesia diimbau agar dalam melaksanakan ibadah, baik itu shalat dan segala aktivitas yang terkait dengan datangnya bulan suci Ramadhan, diharapkan untuk tetap berada di rumah," kata Kamaruddin Amin, di Gedung Graha BNPB, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (10/4).

Dalam pelaksanaan ibadah puasa, umat muslim dianjurkan mempedomani fikih puasa. Namun untuk budaya rutin Ramadhan seperti buka puasa bersama alias Bukber, Kemenag mengimbau agar itu tidak dilakukan.

"Dalam pelaksanaan puasa tersebut kita berharap, bukber puasa ditiadakan," katanya.

Selain itu, untuk ibadah shalat tarawih juga dilaksanakan di rumah masing-masing, termasuk nuzulul Quran juga akan dan tadarus Quran di masjid akan ditiadakan.

Dengan demikian Kamaruddin Amin menekankan, Allah SWT memahami pelaksanaan ibadah Ramadhan di rumah selama pandemik Covid-19. Dia yakin, kualitas ibadah tidak berkurang hanya karena dilaksanakan di rumah.

"Kami berharap umat Islam di Indonesia tetap menjaga bersama physical distancing agar berperan bersama memerangi Covid-19," ungkap Kamaruddin Amin.

"Mudah-mudahan pelaksanaan ibadah di rumah masing-masing, insyaAllah tidak mengurangi kualitas ibadah, tidak mengurangi pahala, karena sedang dalam keadaan darurat. Insyaallah Allah SWT akan sangat memahami," tambahnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya