Berita

Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah/Net

Nusantara

Susul DKI Jakarta, Kota Tangerang Dan Tangerang Selatan Bersiap Terapkan PSBB

RABU, 08 APRIL 2020 | 18:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah Kota Tangerang ikut mengajukan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ke Pemerintah Provinsi Banten. Hal itu lantaran status PSBB DKI Jakarta diprediksi akan berdampak ke Kota Tangerang.

"Selama ini kita ketahui bahwa banyak warga Kota Tangerang yang juga bekerja di Jakarta," ujar Walikota Tangerang, Arief R. Wismansyah, dilansir dari Kantor Berita RMOLBanten, Rabu (8/4).

Arief menuturkan, salah satu faktor yang diprediksi akan sangat berdampak yakni adanya penurunan arus transportasi yang melintas di Kota Tangerang.


"Per hari itu tak kurang dari 700.000 orang keluar dan masuk ke Kota Tangerang, dengan adanya status PSBB DKI Jakarta tentu akan berkurang," kata Arief.

Pemkot Tangerang, lanjut Arief, telah mengajukan surat kepada Gubernur Banten terkait rencana pelaksanaan PSBB di wilayah Kota Tangerang.

"Suratnya dikirim hari ini, intinya meminta arahan tentang rencana PSBB. Mekanismenya akan diatur lebih lanjut menunggu arahan dari Provinsi," tuturnya.

Arief mengungkapkan apabila sudah diberlakukannya PSBB di wilayah Kota Tangerang diharapkan dapat menekan jumlah penyebaran Covid-19.

Hal yang sama juga dilakukan Pemerintah Kota Tangerang Selatan yang juga akan memberlakukan PSBB.

Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany, sedang menyiapkan suratnya untuk langsung disampaikan ke Kementerian Kesehahtan.

Beda dengan Kota Tangerang, Airin tidak lagi mengajukan PSBB kepada Provinsi Banten tapi langsung ke Kementerian Kesehatan.

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim meminta Kabupaten Tangerang, Tangerang Kota dan Tangerang Selatan mengajukan PSBB ke Kementerian Kesehatan.

Wahidin berpandangan, ketiga daerah tersebut sebagai daerah penyangga ibukota yang paling dekat dengan Jakarta.

WH juga berharap PSBB jika disetujui Kemenkes berbarengan atau ikut dengan DKI Jakarta.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya