Berita

Danau Baruh Bahinu/Net

Nusantara

Pasca Tambang, Sektor Pariwisata Jadi Perhatian Balangan

RABU, 08 APRIL 2020 | 13:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Potensi tambang memang lambat laun akan habis. Seiring itu pendapatan daerah pasca tambang harus mulai dipikirkan. Pemerintah Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan memilih pertanian dan pariwisata sebagai   sektor yang akan dikembangkan.

Topografi Balangan yang beragam, mulai dataran, bukit-bukit, hingga pegunungan, membuat banyak keindahan alam yang potensial dijadikan objek wisata alam.

Atas alasan itu juga, Bupati Ansharuddin dan Wakil Bupati Syaifullah menaruh perhatian serius untuk mengembangkan sektor pariwisata.


Ansharuddin menegaskan bahwa bahwa sektor pariwisata memang masuk program jangka panjang untuk persiapan Balangan ke depannya terlebih pasca tambang.

“Selain pertanian, pariwisata menjadi salah satu andalan kita di masa mendatang untuk mendongkrak PAD dan ekonomi masyarakat, menggantikan posisi tambang yang lambat laun pasti akan habis,” tegasnya kepada wartawan, Rabu (8/4).

Salah satu langkah yang pemkab adalah membentuk Dinas Pariwisata secara khusus, dari yang mulanya hanya berupa bidang di Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud).

Namun demikian, Ansharuddin mengaku belum bisa memberikan anggaran berlebih untuk pembenahan pariwisata, karena masih banyak sektor lain yang menjadi prioritas utama, seperti infrastruktur, pertanian, dan peningkatan kualitas SDM.

“Kita benahi secara perlahan, sedikit demi sedikit. Semuanya perlu proses,” ujarnya.

Senada itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Balangan, Rody Rahmadi Noor mengatakan bahwa pembenahan satu objek pariwisata yang bisa diunggulkan menjadi prioritasnya.

Prioritas itu jatuh pada Danau Baruh Bahinu di Desa Baruh Bahinu Dalam, Kecamatan Paringin Selatan. Jaraknya dari pusat Kota Paringin, Ibukota Kabupaten Balangan hanya 10 kilometer. Akses jalan menuju danau tersebut juga terbilang mulus.

Bukan hanya menyuguhkan keindahan alam, tetapi danau seluas 10 hektare ini juga menyimpan kekayaan hayati. Banyak terdapat populasi ikan air tawar lokal seperti ikan gabus dan papuyu.

“Kemungkinan yang akan kita benahi sementara ini, yaitu Danau Baruh Bahinu karena aksesnya yang mudah dijangkau dan memiliki keindahan yang cukup menjual,” ujar Rody.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya