Berita

Puan Maharani Saat Rapat Di DPR/Net

Nusantara

Puan Desak Pihak Terkait Segerakan Edukasi Pemakaman Jenazah Korban Covid-19 Kepada Masyarakat

RABU, 08 APRIL 2020 | 12:51 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Masyakat perlu diberikan edukasi mengenai jenazah korban virus corona. Sejauh ini ada banyak kasus penolakan terhadap jenazah pasien Covid-19 sehingga keluarga dan pihak pengurusan pemakaman mengalami kesulitan.

Agar tidak semakin berlarut-larut, Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Pemerintah Daerah (Pemda), dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), bersama tokoh masyarakat, agar secara masif mengedukasi masyarakat terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) dan protokol kesehatan pemakaman jenazah pasien yang terinfeksi Covid-19 (virus Corona).

Ini harus disegerakan agar tidak menimbulkan kekhawatiran yang berkepanjangan, menurut Puan.


“Edukasi tersebut diperlukan, sehingga tidak menimbulkan kecemasan dan ketakutan dari masyarakat akan terjadi penularan jika jenazah dimakamkan di wilayah mereka,” kata Puan dalam keterangan rilis Rabu (8/4).

Puan juga mengingatkan saat mensosialisasikan mengenai jenazah korban Covid-19 agar dibuat sesederhana. Masyarakat perlu bahasa yang mudah dipahami baik itu masyarakat di kota maupun di desa.

Pemahaman sangat dibutuhkan agar tidak ada yang perlu ditakuti dari pemakaman jenazah pasien positif Covid-19 yang sudah dilakukan sesuai prosedur protokol kesehatan. Diharapkan semua pihak bisa saling mengingatkan dan mendukung.

"Di saat-saat seperti ini, justru kita semua harus menunjukkan sikap kerukunan dan gotong royong yang sudah menjadi ciri khas bangsa Indonesia," ujar Puan.

Kepada masyarakat, Puan berharap tidak ada lagi yang melakukan aksi penolakan jenazah pasien Covid-19. Mengingat, jenazah pasien terinfeksi Covid-19 yang sudah ditangani sesuai prosedur protokol kesehatan dan harus segera dimakamkan.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya