Berita

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/RMOL

Politik

Jika Tidak Ada Kebijakan Anies, Mungkin Ledakan Korban Covid-19 Di Indonesia Seperti Iran Dan Itali

SELASA, 07 APRIL 2020 | 15:56 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ledakan kasus manusia terjangkit Coronavirus Disease (Covid-19) di Italia dan Iran pada akhir bulan Februari disebabkan oleh dua sebab.

Demikian disampaikan aktivis yang juga Pemrakarsa Pusat Kajian Nusantara Pasifik, Haris Rusli Moty. Menurut Haris, di Italia penyebaran virus disebabkan oleh even Liga sepak Bola. Sedangkan di Iran banyak ulama dan rakyat yang banyak melawan arahan pemerintah.

"Mereka mudik dua minggu sebelum tahun baru Persia, banyak ulama dan rakyat memaksakan diri untuk jiarah di kuburan dalam menyambut tahun baru Persia. Akibatnya banyak pejabat yang kena COVID. Tahun baru Persia ini perayaannya telah menjadi tradisi dan dirayakan sangat meriah di Iran," demikian kata Haris, Selasa (7/4).


Di Indonesia, kata Haris, penyebaran dapat terkendali karena kebijakan strategis dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memberlakukan larangan menyelenggarakan Shalat Jumat.

Haris melihat jika Anies dan MUI Jakarta tidak membuat kebijakan larangan Sholat Jumat maka penyebaran wabah mematikan asal Kota Wuhan, China itu juga akan signifikan menjangkiti warga Indonesia di Jakarta.
"Bayangkan saja, jika waktu itu tidak ada larangan Shalat Jumat berjamaah di DKI Jakarta, mungkin korban Covid-19 meledak seperti yang terjadi di Italia dan Iran," tandas Eksponen Gerakan mahasiswa 1998 ini.

Haris menyimpulkan, selama pandemik Covid di Indonesia dalam sebulan terakhir, kebijakan Anies dalam memimpin Provinsi DKI Jakarta adalah yang paling strategis.

"Jadi sepanjang penanganan pencegahan Covid, kebijakan paling strategis yang mencegah penularan Covid itu adalah larangan Shalat Jumat di DKI dan sekitarnya," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya