Berita

RSUD Padang Sidempuan/Net

Politik

Yang Menimpa Almarhumah Erni Aqilah Jangan Sampai Terulang, Pemerintah Harus Perhatikan Sarana Prasarana RS

SENIN, 06 APRIL 2020 | 10:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi IX DPR mendesak pemerintah segera melakukan evaluasi untuk meningkatkan sarana dan prasarana rumah sakit (RS) yang menangani pasien Covid-19, terutama di RSUD Padang Sidempuan, Sumatera Utara.

Hal itu menyusul meninggalnya seorang pasien Covid-19 bernama Ibu Erni Aqilah Abyan yang sempat mengeluh minimnya alat kesehatan di RSUD Padang Sidempuan.

Begitu ditegaskan anggota Komisi IX DPR dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (6/4).


"Saya meminta dan mendesak agar pemerintah segera melengkapi sarana prasarana yang dibutuhkan untuk penanganan Covid-19 di RSUD Padang Sidempuan," ujar Saleh Daulay.

Apalagi, RSUD Padang Sidempuan merupakan RS rujukan yang secara resmi ditunjuk oleh pemerintah untuk menangani pasien terinfeksi virus corona. Tercatat, ada tujuh kabupaten/kota yang membutuhkan rumah sakit tersebut sebagai rujukan.

"Ini penting diingatkan, mengingat jarak antara RSUD Padang Sidempuan dengan rumah sakit rujukan lainnya jauh. Jika RSUD Padang Sidempuan tidak siap, pasien terpaksa dirujuk ke Kota Medan. Itu bisa memakan waktu perjalan 10-12 Jam. Tentu ini sangat riskan mengingat Covid-19 ini menyerangnya cukup mendadak," sebut Saleh Daulay.

Atas dasar itu, legislator asal Sumatera Utara II ini menegaskan bahwa pemerintah mesti segera melengkapi alat kesehatan terutama di RS Padang Sidempuan. Sebab, dia tidak ingin ada peristiwa serupa seperti yang dialami almarhumah Ibu Erni Aqilah Abyan.

"Cukup sekali kasus seperti ini menimpa warga masyarakat di sana. Ini saja sudah menyisakan duka. Apalagi kasus ini sampai diketahui cukup luas oleh masyarakat," tukas Saleh Daulay yang juga Wakil Ketua Fraksi PAN.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya