Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Tidak Patuh, Dua Pasien Positif Corona Di Prabumulih Malah Keliling Kota

MINGGU, 05 APRIL 2020 | 21:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Warga Kota Prabumulih, Sumatera Selatan sempat dibuat heboh dengan ulah pasien positif virus corona atau covid-19 yang berkeliling kota.

Diketahui dua pasien laki-laki dan perempuan tersebut tidak mau melakukan isolasi diri meski telah dinyatakan postif, bahkan keduanya diketahui sempat menaiki ojek online (Ojol).

Salah satu petugas rumah sakit di Palembang yang enggan disebutkan identitasnya, meski pihaknya belum menerima laporan lengkap terkait hal itu tapi telah melihat banyaknya pemberitaan di media.


“Untuk detail kejadian kami belum tahu juga, tapi dari pemberitaannya si begitu,” ungkapnya dilansir dari Kantor Berita RMOLSumsel, Minggu (5/4).

Juru bicara gugus tugas pencegahan dan penanggulangan Covid-19 Sumsel, Yusri, membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi Jumat (3/4) di mana ada dua pasien dengan nomor kasus 09 yang merupakan seorang wanita berusia 42 tahun dan pasien laki-laki berusia 62 tahun dengan nomor 10, diketahui tidak patuh untuk menjalankan instruksi isolasi diri.

“Kedua pasien positif ini masih memiliki hubungan keluarga dengan pasien positif Covid-19 nomor 02 yang telah meninggal dunia,” katanya.

Menurutnya, kedua pasien itu sebelumnya sudah diminta melakukan isolasi diri sejak pasien 02 berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Kemudian, setelah pasien 02 dinyatakan positif petugas kemudian turut mengambil sampel spesimen sejumlah anggota keluarganya.

“Ada tiga anggota keluarganya yang telah kita ambil sampel dengan nomor 09,10, dan 11. Hasilnya semua dinyatakan positif terpapar COVID-19,” jelasnya.

Yusri menyebutkan, karena mereka tidak memiliki gejala atau orang tanpa gejala (OTG). Petugas pun awalnya meminta ketiga pasien agar tidak melakukan aktivitas di luar rumah atau melakukan isolasi diri. Akan tetapi, ternyata dua pasien yakni nomor 09 dan 10 diketahui tidak kooperatif.

“Iya, keduanya diketahui keluar rumah, ada yang ke pasar ada yang naik ojek mengunjungi sejumlah tempat di Prabumulih. Padahal, kota itu sudah ditetapkan sebagai zona merah,” bebernya.

Oleh karena itu, Yusri turut menyesalkan tindakan yang dilakukan kedua pasien itu karena dapat membahayakan orang lain. Apalagi sejak awal sudah diinstruksikan untuk menangani pasien yang positif Covid-19 harus dilakukan sesuai dengan SOP yang telah ditentukan.

Namun, menurutnya, kedua pasien kini sudah dievakuasi tim gugus tugas setempat untuk diisolasi sementara di RS Prabumulih, untuk selanjutnya rencananya akan dipindahkan untuk menjalani isolasi di wisma atlet Palembang.

Dia menambahkan, kejadian ini juga dapat menunjukkan potensi adanya gangguan psikis pada pasien yang bersangkutan sehingga nekat melakukan tindakan yang dilarang dan tidak patuh terhadap instruksi yang diberikan.

Terlebih, pasien 02 yang telah meninggal dunia karena Covid-19 merupakan suami dari pasien 09.

“Kita akui ada kelalaian, seharusnya dari awal jika tim setempat menilai pasien itu tidak kooperatif, maka saat melakukan isolasi diri harus ada penjagaan di tempat tinggalnya,” katanya.

Atas kejadian ini, kata dia, pihaknya juga mengingatkan kepada seluruh gugus tugas di kabupaten/kota di Sumsel agar dapat lebih mengedepankan SOP dalam penanganan pasien terkait Covid-19, baik itu ODP, PDP, OTG, bahkan setelah ditetapkan positif.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya