Berita

Wakil Ketua Komisi IV, Dedi Mulyadi/RMOL

Nusantara

Selama Pagebluk Covid-19, Dedi Mulyadi Sumbangkan Gaji Dan Tunjangannya Untuk Pembelian APD

SABTU, 04 APRIL 2020 | 22:32 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengaku prihatin karena di tengah wabah Coronavirus Disease (Covid-19) kian merebak,Rumah Sakit kekurangan Alat Pelindung Diri (APD) bagi para tenaga medis.

Padahal, lanjut Dedi para tenaga medis itu menjadi garda terdepan dalam penanganan wabah Covid-19. Dedi mengatakan selama masa pagebluk Covid-19 seluruh gaji dan tunjangannya akan disumbangkan untuk menyediakan alat pelindung diri (APD) tenaga medis.

“Insyaallah, selama masa pandemik hingga wabah corona ini hilang, honor dan tunjangan saya sebagai anggota DPR RI akan saya donasikan untuk keperluan APD para tenaga medis,” ujar Dedi, Sabtu (4/4) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jabar.


Sebelumnya, mantan Bupati Purwakarta dua periode itu telah membagikan APD untuk tenaga medis di sejumlah rumah sakit di wilayah Jawa Barat. Diantaranya; RSUP Hasan Sadikin Bandung, RS Paru Rotinsulu Bandung, dan RSUD Karawang.

“Saya kira para tenaga medis ini harus dilengkapi APD yang memadai agar terhindar dari penularan virus corona saat menangani pasien,” kata Kang Dedi.

Menurutnya, bantuan ini tidak artinya dibandingkan dengan loyalitas, dedikasi dan pengorbanan para tenaga medis di lapangan yang sedang menangani wabah virus corona.

Untuk itu, ia mengajak warga yang mampu untuk memberikan bantuan kepada para tenaga medis. Pasalnya, pasien Covid-19 ini semakin banyak sedangkan APD untuk tenaga medis masih sangat minim.

“Saya sangat prihatin karena tak ada APD, banyak tenaga medis di daerah sampai mengenakan jas hujan untuk melindungi dirinya. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya