Berita

Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin/Net

Politik

Aziz Syamsuddin: RUU Omnibus Law Dipercepat Atau Ditunda, Kewenangannya Di Baleg

SABTU, 04 APRIL 2020 | 16:48 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kewenangan untuk mempercepat atau menunda pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) sebagaimana disepakati dalam Rapat Paripurna DPR, berada pada Badan Legislatif (Baleg).

Pimpinan DPR RI hanya menjalankan tugas dan tata tertib (Tatib) sebagaimana disebutkan pada Pasal 32 ayat e yaitu membacakan surat masuk dalam hal ini Surat Presiden (Surpres) terkait RUU Omnibus Law beberapa waktu lalu.

Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI fraksi Golkar Aziz Syamsuddin saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Sabtu (4/4).


"Proses dipimpinan sesuai tatib Pasal 32. Untuk cepat atau menunda kewenangan di Badan Legislasi (Baleg). Yang pimpinannya Pak Supratman, Ibu Rieke, Pak Willy dan Pak Badowi," ujar Aziz Syamsuddin.

Seperti diketahui, melalui Badan Legislatif DPR (Baleg DPR), dijadwalkan pada pekan depan segera membentuk Panitia Kerja (Panja) RUU Omnibus Law Ciptaker.

Menanggapi hal itu, sejumlah elemen masyarakat sipil mengkritik DPR RI lantaran tetap membahas RUU Omnibus Law Ciptaker ditengah pandemi virus corona (Covid-19) di tanah air. Salah satunya, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).

Ketua YLBHI Asfinawati menilai, RUU Cipta Kerja yang dinilai kontroversial dan berpotensi merampas hak dasar rakyat itu sengaja dikebut dan terkesan manfaatkan situasi ditengah pandemi Covid-19 seperti saat ini.

"Gelagatnya mereka mau manfaatin situasi (Corona) ini," kata Ketua YLBHI Asfinawati.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya