Berita

Luhut Binsar Pandjaitan/Net

Politik

Luhut Anulir Kebijakan Anies, PKS: Kita Tidak Butuh Superman, Tapi Superteam!

JUMAT, 03 APRIL 2020 | 13:55 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dianulirnya kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menghentikan pengoperasian bus Antar Kota Antar Povinsi (AKAP) oleh Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan dinilai tidak elok dan kurang tepat.

Pasalnya, keputusan yang diambil oleh kepala daerah termasuk Pemprov Jakarta diyakini telah didasarkan pada kajian yang komprehensif.

Begitu kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Jumat (3/4).


"Yang paling tahu kondisi daerah, ya kepala daerah bersangkutan," ujar Mardani Ali Sera.

Menurutnya, pemerintah pusat, termasuk Menko Luhut harus mendukung kebijakan yang diambil oleh daerah. Bukan justru terkesan menganulir kebijakan kepala daerah yang sedianya lebih mengetahui seluk-beluk daerah.   

"Mestinya pemerintah pusat jadi pelindung dan pendukung," kata Mardani.

Adapun, terkait sikap arogan yang ditunjukkan oleh Luhut Binsar Panjaitan itu, PKS meminta yang bersangkutan lebih akomodatif menampung masukan dari semua pihak. Termasuk usulan dari Anies Baswedan.

Sebab, kata dia, yang dibutuhkan menekan wabah virus corona (Covid-19) di Indonesia ini adalah kontribusi dari semua pihak.

"Pak LBP (Luhut Binsar Panjaitan) perlu lebih mendengar dan menerima masukan. Semua diberi porsi. Tidak diperlukan superman (manusia super) saat ini tapi superteam (kekuatan tim)," demikian Mardani Ali Sera.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya