Berita

Sri Mulyani/Net

Politik

Ancam Hentikan Subsidi BPJS, Ichsanoordin Noorsy: Sri Mulyani Coba Melawan Putusan MA

KAMIS, 02 APRIL 2020 | 00:08 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) dinilai telah melakukan perlawanan etika publik yakni pembangkangan atas putusan yudikatif.

Putusan yudikatif yang dimaksud ialah keputusan Mahkamah Agung (MA) yang telah menolak kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah.

"Dia (SMI) mengatakan bahwa tidak ingin memberikan subsidi ke BPJS ketika kenaikan BPJS di tolak oleh MA," ujar pakar ekonomi, Ichsanoordin Noorsy kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (1/4).


"Jadi ketika MA menolak kenaikan iuran BPJS, Sri Mulyani bilang ya sudah kalau gitu saya berhentikan subsidinya gitu kan? Dalam bahasa yang lain Sri Mulyani sedang melakukan pembangkangan terhadap keputusan yudikatif," katanya menjelaskan.

Sehingga, kata Ichsanoordin, pernyataan Sri Mulyani akan mencabut subsidi BPJS Kesehatan merupakan suatu pembangkangan atas putusan MA.

"Kan artinya dalam pembangkangan itu dia menolak tuh dia tidak terima keputusan MA, berartikan dia membangkang tuh dan dia bilang mau berhentikan subsidi berarti dia ngebangkang," jelasnya.

Dari sikap pembangkangan itu kata Ichsanoordin, Sri Mulyani tengah melakukan perlawanan etika publik.

"Nah ketika menolak pemberian subsidi itu sama dengan dia membangkang, saat itulah dia sedang melawan etika publik. Karena saat itu publik sedang menolak kenaikan BPJS," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya