Berita

Didik J. Rachbini/Net

Bisnis

Tidak Perlu Utang, Ada Rp 400 Triliun Di Laci Kementerian Dan Lembaga Pusat-Daerah Yang Bisa Dipakai

RABU, 01 APRIL 2020 | 13:11 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pada periode Januari 2020, utang luar negeri Indonesia sudah mencapai 410,8 miliar dolar AS atau setara Rp. 6 ribu triliun.

Adapun rinciannya utang luar negeri dalam sektor publik sebesar 207,8 miliar dolar AS, dan utang luar negeri sektor swasta termasuk BUMN sebesar 203,0 miliar dolar AS.

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Didik J. Rachbini, mengatakan, utang pada pemerintahan Presiden Joko Widodo  tidak bisa dihambat. Apalagi dalam keadaan kritis seperti saat ini, pendemik virus corona baru (Covid-19).


"Apalagi jiga tidak ada orang bicara, bisa jadi kesempatan," ucap Didik saat ditanya Kantor Berita Politik RMOL lewat video conference mengenai pelebaran defisit 5,07 persen, Rabu (1/4).

Masa-masa seperti itu, pemerintah juga harus bisa mengefisiensi anggaran. Tidak menambah untung sebanyak-banyaknya, dan menggunakan anggaran untuk penanggulangan Covid-19 dengan tepat sasaran.

Presiden Joko Widodo menggelontorkan anggaran untuk mengatasi Covid-19 melalui APBN 2020 sebesar Rp. 405,1 triliun.

Didik menambahkan, pemerintah bisa saja tidak utang, terdapat dana ratusan triliun di laci-laci kementerian dan lembaga yang tidak terpakai. Dana itu bisa dioptimalkan pemerintah guna memberikan stimulus ekonomi.

"Saya mengatakan ada dana tak terpakai sebesar Rp. 400 triliun di setiap departemen dan lembaga baik di pusat maupun daerah yang tak perlu. Jadi tidak perlu lagi menganggarkan Rp. 400 triliun itu diambil taruh dan masukkan. Gerakkan lagi untuk efisiensi," tandasnya.

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya