Berita

Emas Batangan/Net

Bisnis

Di Tengah Pandemik Virus Corona, Investor Memburu Emas

SELASA, 31 MARET 2020 | 10:25 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia naik di tengah wabah virus corona. Para investor berlomba memburu aset investasi berisiko rendah seperti emas.

Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar spot pada pukul 01.37 WIB, Selasa (31/3), naik 0,1 persen menjadi USD 1.618 per ounce.

Sedangkan, emas berjangka Amerika Serikat ditutup 0,2 persen lebih rendah menjadi USD 1.622 per ounce.


Kepala Dana Moneter Internasional mengatakan, pandemi virus Covid-19 dapat mendorong perekonomian global ke jurang resesi. Menyadari hal itu, semua negara harus menyiapkan anggaran. Ini juga sekaligus persiapan menjaga gelombang kebangkrutan dan gagal bayar utang.

Maka, emas adalah pilihan sebagai perlindungan.

“Resesi akibat Covid-19 pada ekonomi global menunjukkan investor cenderung terus mencari perlindungan dalam emas,” kata Analis BNP Paribas dalam keterangannya.

Permintaan emas akan tetap kuat. Setidaknya sampai kondisi ekonomi stabil dan prospek mulai membaik mengikuti langkah-langkah stimulus yang belum pernah dilakukan oleh pemerintah dan bank sentral.

Terlebih, indeks dolar AS menguat terhadap rival utamanya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Sementara, logam mulia lainnya seperti palladium melambung 1,7 persen menjadi USD 2.308 per ounce, platinum anjlok 3,4 persen menjadi USD 716 per ounce, dan perak tergelincir 3,8 persen menjadi USD 13,91 per ounce.

Sementara, harga emas di PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami penurunan sampai dengan Rp 2.000 setelah mencetak rekor tertingginya kemarin Senin (30/3).

Hari ini, Selasa (31/3) harga jualnya menjadi Rp 924.000 per gram, sedangkan harga buyback turun Rp 3.000 menjadi Rp 832.000 per gram.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Deklarasi New Delhi, Terjemahkan Komitmen Jadi Hasil Nyata

Sabtu, 12 September 2026 | 21:55

Usulan Masa Jabatan Kades Tak Terbatas Harus Ditolak

Sabtu, 12 September 2026 | 21:10

Polisi Beberkan Peran Tiga Tersangka Pengeroyokan Maut Pejompongan

Sabtu, 12 September 2026 | 20:32

Prabowo Perkuat Peran Indonesia dalam Kerja Sama Multilateral di KTT BRICS 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 19:48

Morits L Tamaela Terpilih Sebagai Sekjen ADEKSI, Konsolidasi DPRD Kota Seluruh Indonesia Diperkuat

Sabtu, 12 September 2026 | 19:32

Menyusuri Perkebunan Sawit dan Karet, Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Sumatera Selatan

Sabtu, 12 September 2026 | 19:27

Purbaya Tak Mau Ikuti Jepang Pangkas PPN, Ini Alasannya

Sabtu, 12 September 2026 | 18:18

Cek Bansos BPNT September 2026, Ada Pencairan hingga Rp600.000

Sabtu, 12 September 2026 | 18:11

Patahan Surabaya Jadi Sorotan di Medsos, Ini Penjelasan Pakar ITS

Sabtu, 12 September 2026 | 17:54

Cek Daftar HP yang Tak Bisa Lagi WhatsApp Mulai September 2026

Sabtu, 12 September 2026 | 17:40

Selengkapnya