Berita

Tangkapan Layar Video Viral Bupati Tolitoli Yang Umumkan Lockdown Wilayah/Net

Politik

Apresiasi Video Unik Bupati Tolitoli, Fadli Zon: Ini Baru Pemimpin, Utamakan Rakyat Ketimbang Beton Atau TKA China

SENIN, 30 MARET 2020 | 09:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gaya unik Bupati Tolitoli, Sulawesi Tengah, M Saleh Bantilan yang mengumumkan kebijakan lockdown di wilayahnya, viral di media sosial.

Warganet ramai-ramai mengapresiasi keputusan berani tersebut. Apalagi disampaikan dengan cara yang berbeda, hanya mengenakan kaus oblong tipis dan sedikit lusuh serta celana pendek. Cara menyampaikannya pun nampak santai.

Anggota DPR RI Fadli Zon ikut berkomentar tentang video ini. Ia menyebut Bupati Saleh sebagai pemimpin rakyat sejati.


"Ini baru pemimpin rakyat, lebih utamakan rakyat ketimbang beton atau TKA China,” cuit Politisi Partai Gerindra ini dalam akun Twitternya, @fadlizon, Minggu (29/3).

Dalam video berdurasi 1 menit 36 detik itu, Saleh mengumumkan penutupan wilayahnya akan berlaku Senin (30/3) hari ini. 

Penutupan wilayahnya atau lockdown local dilakukan untuk mencegah penularan virus corona.

“Saya berharap masyarakat Tolitolo harus semangat untuk melawan Covid-19, dan mulai besok jam 00.00 hari Senin semua masuk dari Palu, dari Kota Raya dan Buol saya tutup mati selama 14 hari,” kata Saleh dalam video yang diunggahnya pada Minggu (29/3).

Menurut Saleh, penutupan wilayah adalah tindakan preventif. “Jangan nanti ada yang tertular, positif, baru mengambil tindakah, itu kesalahan besar,” katanya.

Namun, ada juga warganet yang kurang menyetujui keputusan itu.

“Maaf bung jangan semua orang dianggap sama dengan pikirannya dengan Anda! Sebagai pemimpin nasional banyak yang harus dipertimbangkan, kita negara paling luas dan beda dengan Asia. Masyarakat kita belum sejahtera seperti mereka. Cari hari ini habis hari ini, buruh harian, sopir, ojek, dan lain-lain,” cuit pemilik akun @Angel10157815.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya