Berita

Interferon Alfa 2b Human Recombinant/Net

Dunia

Terbukti Efektif Obati Covid-19, Interferon Buatan Kuba Dipesan Puluhan Negara

MINGGU, 29 MARET 2020 | 10:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Interferon Alpha 2b Human Recombinant diyakini ampuh mengobati pasien terinfeksi virus corona atau Covid-19.

Obat yang dibuat pada 1980-an untuk kasus-kasus kondisi pernapasan akut dan infeksi virus seperti hepatitis B dan C, herpes zoster, dan HIV/AIDS itu kian dicari oleh banyak negara.

Sejauh ini dikabarkan lebih dari 45 negara pada akhirnya telah meminta Kuba untuk memenuhi permintaan obat Interferon Alpha 2b Human Recombinant.


Ada pun Interferon sendiri diproduksi oleh Center of Genetic Engineering and Biotechnology (CIGB), yang merupakan sebuah lembaga berstandar internasional di Kuba.

"Interferon terus menjadi obat yang digunakan untuk memerangi infeksi virus dan itu bisa efektif, seperti yang terjadi di China, berfungsi untuk mengendalikan dan kemudian menghilangkan virus," ujar sang pencipta Interferon, Luis Herrera, yang merupakan seorang dokter asal Kuba.

"Interferon adalah senyawa alami yang fungsinya untuk menciptakan mekanisme penghambatan pada tingkat pertama dari respons tubuh," lanjutnya seperti yang dimuat Telesur.

Di Amerika Latin, Interferon berhasil digunakan untuk mengatasi wabah demam berdarah tipe 2 dan konjungtivis hemoragik.

Sejak 2003, Interferon kemudian diproduksi oleh perusahaan China-Kuba, Changchun Heber Biological Technology.

Obat ini juga telah memenangkan Penghargaan Inovasi Teknologi Nasional 2012 dan Penghargaan Kesehatan Nasional 2013.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya