Berita

Jokowi dan Prabowo/Net

Publika

Persatuan Dan Kesatuan NKRI Vs Covid-19

SABTU, 28 MARET 2020 | 16:28 WIB

KETIKA Kun Chang Tan, PKC pimpinan Mao Ze Dong berhasil menang dalam perang saudara dengan Guo Ming Tan yang dipimpin oleh Jiang Jie Shi, Jiang Kai Sek.

MR Mao menyadari bahwa musuh utama Tiongkok adalah kehancuran akibat penjajahan Jepang, perang saudara, yang berakibat kemiskinan dan keterbelakangan negara.

Maka saat itu yang diperlukan adalah persatuan Dan kesatuan bangsa, maka MR Mao merangkul musuh dan diangkat menjadi wakilnya.


Dari enam wakilnya, salah satunya adalah Zhang Xue Liang, jendral perang dari Guo Ming Tan dan Song Qing Ling istri dari Dr Sun Yat Sen.

Dr Sun adalah proklamator Republik Tiongkok/Zhong Hua Ming Guo, dengan tiga pilar demokrasinya yang justru ditentang oleh PKC Mao.

Bangsa Indonesia saat ini sedang diserang oleh pendemik Covid-19, saat ini sangat diperlukan adalah persatuan Dan kesatuan seluruh komponen anak bangsa untuk bisa menang melawan Covid-19.

Oleh karenanya yang saat ini didambakan dan dibutuhkan adalah sosok yang mampu merangkul semua aspek komponen anak bangsa yang merupakan kekuatan dari bangsa Indonesia untuk melawan musuh bersama yaitu pendemik Covid-19.

Prabowo Subianto, adalah sosok pimpinan yang sangat ideal untuk saat ini sebagai jenderal gugus depan untuk bisa melawan Covid-19.

Mampu merangkul, tidak memukul, bisa melibatkan semua komponen anak bangsa, baik yang sepandangan maupun yang berseberangan.

Merangkul semua lawan politik maupun kawan politik, tokoh-tokoh masyarakat lintas suku dan agama, semua terpanggil sebagai tugas negara, bersama sama berkontribusi, berpartisipasi, berbuat nyata untuk memenangin perang ini, di bawah pimpinan jenderal perang Prabowo Subianto.

Lepaskan kepentingan politik sesaat, kepentingan golongan maupun ambisi individu.

Pemerintah memberi penghargaan yang tertinggi buat semua komponen anak bangsa, yang ikut terpanggil sebagai tugas negara.

Ini mungkin harapan kita kepada Pak Presiden Joko Widodo untuk segera merombak tim gugus depan melawan Covid-19 untuk Indonesia menang.

Chandra Suwono
Aktivis Tionghoa, Ketua Koperasi Pasar (Koppas) HWI Lindeteves.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya