Berita

Ganjar Pranowo/Net

Nusantara

Gubernur Jateng: Tolong, Kalau Sayang Keluarga Jangan Pulang Dulu

SABTU, 28 MARET 2020 | 11:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengimbau dan berharap besar kepada warganya yang berada di luar Jateng untuk tetap menahan diri tidak pulang kampung di tengah pemdemik virus corona (Covid-19) yang semakin mengkhawatirkan.

Begitu disampaikan Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono di sela-sela acara Populi Center dan Smart FM bertajuk "Kerja Efektif Menghadapi Corona" di Jakarta, Sabtu (28/3).

"Yuk please, mohon maaf dengan sangat, kalau anda mencintai keluarga anda, kakek, nenek, saudara, anak, istri, tolong jangan pulang," ucap Ganjar Pranowo.


Dia mengaku telah melakukan koordinasi untuk upaya menekan penyebaran Covid-19 itu bersama Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Jawa Barat, Pemprov Jawa Timur, mengingat warganya banyak di daerah-daerah tersebut.

"Kerja sama dengan Pemprov DKI, kita juga bicara Pak Ridwan Kamil (Pemprov Jabar), dengan Jawa Timur, yuk bareng-bareng kita cari solusi masing-masing," kata Ganjar Pranowo.

Atas dasar itu, Gubernur asal PDI Perjuangan ini mengimbau masyarakat untuk tetap berada di rumah masing-masing. Termasuk warga Jateng yang masih berada di luar Jateng untuk mengindahkan imbauan pemerintah pusat dan daerah, mengingat virus ini sangat cepat penularannya.

"Saya tahu tekanannya luar biasa memang di situ tidak cukup mudah, pekerjaan berkurang. Tetapi ayolah stay di tempat anda. Karena kita tidak pernah tahu apakah diri kita bersih atau tidak dan penularanya sangat cepat sekali," demikian Ganjar Pranowo.

Turut hadir narasumber lain dalam acara ini antara lain, Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono, mantan Wakil Ketua Komisi XI DPR Andi Rahmat, mantan Anggota DPD RI M. Ichsan Loulembah, dan dosen FEB UI, Direktur INDEF Berly Martawardaya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya