Berita

Fadli Zon/RMOL

Politik

Disayangkan, Pemerintah Masih Menggantung Pelaksanaan Haji 2020

KAMIS, 26 MARET 2020 | 12:00 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Penyelenggaraan ibadah haji tahun ini terancam ditunda lantaran adanya pandemik Covid-19. Pemerintah Arab Saudi telah menyurati Kementerian Agama RI untuk menunda penyelesaian iuran ibadah haji.

Anggota Komisi I DPR Fadli Zon mendesak pemerintah untuk segera mengeluarkan keputusan terkait penyelenggaraan ibadah haji apakah akan memberangkatkan jemaah atau meniadakan penyelenggaraan tahun ini.

"Pandemik global Covid-19 harus dianggap force majeure. Sehingga, pemerintah Indonesia harus segera membuat keputusan apakah pemberangkatan jemaah haji tahun ini akan diteruskan atau ditiadakan," kata Fadli Zon lewat keterangan tertulis, Kamis (26/3).


"Keputusan itu perlu dibuat segera, dengan atau tanpa putusan resmi pemerintah Arab Saudi, untuk meminimalisir risiko bagi jemaah kita, sekaligus meminimalisir kerugian moril dan materil akibat ketidakpastian yang dibiarkan berlarut-larut," tambah wakil ketua umum Partai Gerindra ini.

Rencananya, tahun ini Indonesia akan memberangkatkan sedikitnya 231 ribu jemaah haji. Untuk kloter pertama, para jemaah akan mulai memasuki asrama haji pada 25 Juni 2020 dan akan diberangkatkan 26 Juni 2020.

"Artinya, ini kan tinggal menghitung hari saja. Tapi hingga hari ini kepastian pelaksanaan ibadah haji masih saja dibiarkan menggantung," ujar Fadli Zon.

Bukannya menyusun skenario darurat, lanjut Fadli Zon, Kementerian Agama malah meminta agar para jemaah haji yang berangkat tahun ini malah disuruh segera melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020z

"Saya cek, jadwal pelunasan tahap pertama telah dimulai sejak 19 Maret kemarin, dan akan berakhir 17 April 2020 mendatang. Sementara, pembayaran tahap kedua dibuka dari 30 April hingga 15 Mei 2020. Kementerian Agama sepertinya sama sekali mengabaikan kondisi force majeure yang tengah melanda dunia Januari lalu. Menurut saya, ini sangat memprihatinkan," tandasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya