Berita

Saleh Partaonan Daulay/RMOL

Politik

Fraksi PAN Potong Gaji Sampai Corona Tuntas, Saleh Daulay: Ini Soal Kemanusiaan!

RABU, 25 MARET 2020 | 20:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PAN telah memutuskan untuk menyisihkan gaji para kadernya yang menjadi anggota DPR RI untuk para korban virus corona atau Covid-19, terutama di daerah-daerah terdampak.

Adapun, besaran gaji yang dipotong untuk disumbangkan itu diatas 50 persen gaji DPR.

Demikian disampaikan Ketua DPP PAN Saleh Partaonan Daulay kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Rabu (25/3).


"PAN hari ini sudah menetapkan bahwa gaji anggota DPR dari fraksi PAN akan dipotong lebih besar dari sebelumnya. Ada kenaikan potongan lebih dari 50 persen dari sebelumnya," kata Saleh Daulay.

"Anggaran tersebut selanjutnya akan disebar dan dipergunakan di daerah-daerah. Targetnya menyasar semua daerah yang terdampak penyebaran virus corona," dia menambahkan.

Anggota Komisi IX DPR RI itu menegaskan, pemotongan gaji fraksi PAN ini akan diberlakukan selama pandemi Covid-19 masih menjangkit masyarakat Indonesia.

"Pemotongan tersebut akan berlanjut sampai batas waktu yang akan ditetapkan kemudian. Yang penting saat ini, aksi-aksi kemanusiaan harus segera dijalankan," tegas legislator asal Medan ini.

Menurutnya, sumbangam kader PAN melalui pemotongan gaji ini bukan semata-mata untuk mencari simpati publik atau pencitraan tapi membantu meringankan beban pemerintah.

"Ini adalah bagian dari bukti nyata kalau PAN membantu pemerintah. Jadi, kami tidak hanya memberikan kritik, tetapi juga menyumbangkan sesuatu yang dinilai dibutuhkan masyarakat," tegasnya.  

"Di sini tidak ada unsur politik. Ketika melakukan aksi, atribut partai pun bukan sesuatu yang penting untuk ditonjolkan. Yang penting kehadiran PAN dapat dirasakan oleh masyarakat," demikian Saleh Daulay.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya