Berita

Ilustrasi, Jaga Jarak Aman/Net

Nusantara

Jokowi: Percayalah, Kita Bangsa Besar Bangsa Petarung Mampu Lewati Tantangan Global Yang Berat Ini

RABU, 25 MARET 2020 | 15:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kepedulian masyarakat semakin tinggi terhadap rentannya penularan virus corona di tempat umum. Masing-masing nampak menjaga jarak saat berada di halte atau antrean Transjakarta. Dibantu para petugas yang mengatur dan menertibkan, program physical (social) distancing pun mulai terlihat.

Demikian pula pada layanan masyarakat seperti antrean bank, tiket, sampai tempat duduk di ruang tunggu. Masing-masing diberi tanda sebagai jarak yang harus dipatuhi.

Imbauan untuk menjaga jarak pun semakin digalakkan oleh beberapa kelompok masyarakat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat telah membantu pencegahan semakin meluasnya virus corona di Indonesia.


"Saya sungguh-sungguh mengapresiasi gerakan masyarakat yang telah turut menyebarkan informasi tentang physical distancing atau jaga jarak aman untuk menghindari penyebaran virus corona," kata Jokowi dalam akun instagramnya, Rabu (24/3).

Apresiasi ini juga telah diungkapkannya saat memberi keterangan di  Istana Merdeka, Jakarta, sebelumnya.

Presiden mengatakan bahwa dengan disiplin menjalankan imbauan tersebut, upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 dapat dilakukan dengan baik.

Ia tidak bosan-bosan mengingatkan warganya semuanya agar berdisiplin menerapkan physical distancing ini di keseharian.

"Hanya dengan kedisiplinan yang kuat, kita dapat mencegah penyebaran Covid-19. Percayalah, kita bangsa besar, bangsa petarung, bangsa pejuang. Insya Allah kita mampu melewati tantangan global yang berat sekarang ini," ujar Jokowi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya