Berita

Pemeriksaan suhu tubuh di kompleks DPR RI/RMOL

Politik

Melecehkan Nilai Kemanusiaan, Sudah Seharusnya Rapid Test Khusus Anggota DPR Dibatalkan

RABU, 25 MARET 2020 | 14:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penolakan terhadap rencana Kesekjenan menggelar i>rapid test bagi anggota DPR RI beserta keluarganya belum surut. Kini, protes keras disampaikan oleh Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) yang menilai

“Prioritas rapid test Covid-19 harus dilakukan berdasarkan kebutuhan pasien, bukan berdasarkan keistimewaan karena status anggota DPR dan keluarganya," tegas Sekjen PBHI, Julius Ibrani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/3).

Jika rencana tersebut tetap dilakukan, jelasnya, maka DPR sebagai wakil rakyat sama saja merebut pemenuhan hak atas kesehatan yang seharusnya diberikan kepada rakyat.


"Jika demikian maka telah melanggar prinsip kesetaraan dalam HAM sekaligus terjadi diskriminasi bagi masyarakat umum yang terdampak Covid-19 yang bukan anggota DPR atau keluarganya. Ini sungguh melecehkan nilai-nilai kemanusiaan.” sambungnya.

Atas dasar itu, PBHI menuntut agar Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR RI, Puan Maharani membatalkan rencana rapid test yang diprioritaskan kepada anggota DPR RI beserta keluarganya karena melanggar HAM, khususnya hak atas kesehatan serta bertentangan dengan prinsip HAM.

"Komnas HAM RI juga harus proaktif dan bekerja dalam penanganan Covid-19, memastikan penanganan Covid-19 dilakukan sesuai standar HAM dan hak atas kesehatan, bukan kepentingan golongan atau politik," pungkas Julius Ibrani.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya