Berita

Tes massal di Stadion Patriot Kota Bekasi/RMOL

Politik

365 Tenaga Medis Jalani Tes Massal Di Stadion Patriot Kota Bekasi

RABU, 25 MARET 2020 | 12:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ratusan tenaga medis di Kota Bekasi mengikuti rapid test massal di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, tes massal virus corona baru atau Covid-19 ini berlangsung sejak pukul 09.00.

Para tenaga medis yang bekerja di rumah sakit di Kota Bekasi dilakukan pengecekan. Satu per satu tenaga medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan analis dilakukan pengecekan menggunakan rapid test.


Teknisnya, darah mereka diambil untuk mengetahui apakah positif Covid-19 atau tidak.

Sebelum melakukan tes, ratusan tenaga medis ini dikumpulkan di dalam stadion dan diberikan arahan oleh Walikota Bekasi, Rahmat Effendi alias Pepen yang turut didampingi oleh Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Wijonarko dan Dandi 0507/Bekasi, Kolonel Rama Pratama.

Rahmat Effendi atau yang akrab disapa Pepen mengatakan, hari ini para tenaga medis sengaja dikumpulkan untuk dilakukan rapid test sebelum terjun ke lapangan melakukan door to door di wilayah yang terdapat warga yang positif corona.

"Sekalian kita melakukan simulasi latihan hari ini, pagi ini sebelum siang nanti mereka ditugaskan ke tempat-tempat di mana ya tentunya objeknya adalah terduga ODP, PDP, dan tracking yang dari 15 yang dianggap di 8 kecamatan positif itu ada sekitar 770 orang," ujarnya kepada wartawan, Rabu (25/3).

Khusus hari ini, kata Pepen, sebanyak 365 petugas medis dilakukan pengecekan massal menggunakan rapid test. Alat ini yang baru turun Selasa (24/3) kemarin dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebanyak 2.000 buah.

"Yang kita turunkan adalah analisis dia yang ngambil darahnya, dua pembantu tim kesehatannya, jadi satu tim 3 orang. Nih jumlah mereka 365, termasuk dengan petugas kecamatan jam 12 ini harus sudah selesai," jelasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya