Berita

Pernyataan Staf Khusus Milenial Presiden Joko Widodo, Adamas Belva Syah Devara/Net

Politik

Sindir Stafsus Milenial, ProDEM: Kalau Rp 51 Juta Sebulan Cuma Untuk Bikin Kata-kata Bijak, Semua Juga Bisa

RABU, 25 MARET 2020 | 07:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pernyataan Staf Khusus Milenial Presiden Joko Widodo, Adamas Belva Syah Devara menuai cibiran banyak pihak. Pernyataan Adamas yang beredar itu, seputar kata-kata bijak untuk rakyat Indonesia dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Bukan waktunya saling menjatuhkan atau saling membully. Ayo bertanya pada diri sendiri “apa yang bisa saya lakukan untuk negeri?”. Menyalakan lilin lebih baik daripada menyalahkan kegelapan,” begitu kata Adamas Belva Devara.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule menilai apa yang dilakukan Adamas Belva Devara terlalu mudah sebagai seorang pejabat negara. Sebatas mengeluarkan kalimat bijak dan menyebarnya sebagai pesan. Tapi di satu sisi, katanya, tidak ada kerja nyata yang ditunjukkan.  


Artinya, apa yang disampaikan Adamas Belva Devara sebenarnya juga bisa dilakukan oleh masyarakat yang lain.

“Kalau hanya bisa bikin kata-kata bijak, tanpa kejelasan kerja, kita-kita pun bisa,” tuturnya.

Ini berarti, sindir Iwan Sumule, setiap warga negara yang bisa membuat kata-kata bijak seperti pendiri Ruang Guru itu seharusnya juga mendapat besaram gaji yang sama.

“Kita-kita mestinya juga layak dapat Rp 51 juta/bulan seperti stafsus milenial. Iya ngggak sih?” katanya.

Ketua DPP Partai Gerindra ini lantas menajamkan sindirannya dengan ikut membuat kalimat bijak.

"Kesalahan yang paling besar bukanlah kegagalan, melainkan berhenti dan menyerah sebelum merasakan keberhasilan,” begitu kata-kata bijak buatan Iwan Sumule.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Nasib Pengalihan Utang Whoosh Tak Jelas, Ini Penjelasan Wamenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 22:20

Ombudsman Soroti Masa Sanggah Data Rumah Rusak Gempa NTT Terlalu Singkat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:55

KPK Dalami Pengurusan HGB PT Bela Parahiyangan hingga ke Pusat

Jumat, 02 Oktober 2026 | 21:36

Rafyq Pandjaitan Terpilih Ketua KWP, Ariawan Titip Pesan Ini

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:50

KBRI Singapura Tak Punya Dokumen Pendidikan Gibran

Jumat, 02 Oktober 2026 | 20:20

Jenderal Sigit jadi Bidak Benteng dalam Catur Pemerintahan Prabowo

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:57

Hatta Rajasa Pastikan Wantimpres Beri Nasihat Berkualitas untuk Presiden

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:44

Kapolri Berganti, Jenderal Sigit Serahkan Panji Tribrata ke Jenderal Suyudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:40

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Bersama UI, Peradi Profesional Bidik Pendidikan Advokat Lebih Berkualitas

Jumat, 02 Oktober 2026 | 18:51

Selengkapnya