Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Sumsel Darurat Covid-19, Masker Di Kota Lahat Langka

RABU, 25 MARET 2020 | 03:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Provinsi Sumatera Selatan dinyatakan dalam keadaan Status Darurat Covid-19. Akibatnya sebagian besar masyarakat susah mendapatkan masker untuk pelindung diri.

Salah satunya Warga Kota Lahat, mereka kesulitan memperoleh masker. Masker tidak tersedia di apotek dan toko obat. Kelangkaan masker ini sudah terjadi sejak merebaknya virus corona.
Dar pantauan Kantor Berita RMOL Sumsel, Selasa (24/3), sejumlah apotek di Kota Lahat, Ibukota Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, kehabisan stok masker.

“Masker lagi kosong,” kata pegawai salah satu apotek seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Sumsel, Selasa (24/3).

“Masker lagi kosong,” kata pegawai salah satu apotek seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Sumsel, Selasa (24/3).

Bahkan, ada apotek yang telah memasang tulisan bahwa tidak ada masker dan hand sanitizer.

Sementara itu, sejak merebaknya virus corona sebagian warga Lahat memang mencari masker dan hand sanitizer, namun kesulitan memperolehnya. Karena tidak tersedia di apotek dan toko-toko yang biasanya menjualnya.

”Dimana mau beli masker, stok masker di apotek tidak ada,” kata seorang warga setelah Provinsi Sumatera Selatan dinyatakan dalam Status Siaga Covid-19.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya