Berita

Kepala Dinkes Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti/RMOL

Kesehatan

Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19 Butuh Perlakuan Khusus, Berikut Penjelasannya

SELASA, 24 MARET 2020 | 17:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pengurusan jenazah pasien yang terpapar virus corona (Covid-19) tentu tidak sama dengan pasien pada umumnya. Butuh perlakuan khusus. Karena dikhawatirkan menyebarkan virus kepada orang-orang yang mengurusinya.

Kepala Dinkes Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pertamanan dan Pemakaman terkait tata cara pengurusan dan penguburan jenazah yang dinyatakan positif corona.

"Kita tahu bahwa jenazah itu harus diperlakukan secara khusus dan ini sudah kita informasikan ke semua rumah sakit di Jakarta, sehingga mereka tahu tata cara prosedurnya," ungkapnya dalam kegiatan Update dan Daily Brief Tim Tanggap Covid-19, di Balai Kota Jakarta, Selasa sore (24/3).


"Jadi kalau ada kasus meninggal bisa menghubungi nomor kontak yang sudah kita bagikan, juga tim Dinas Pertamanan dan Pemakaman," sambungnya.

Terkait masalah jenazah tidak boleh ditakziah atau dilihat dalam rangka belasungkawa, Widyastuti menjelaskan bahwa hal tersebut ada kaitannya dengan sosial distancing.

"Semua itu adalah sesuai prinsip social distancing. Jadi azasnya tetap sama untuk menjaga jarak antarwarga jadi hal yang perlu diperhatikan," tandasnya.

Sementara itu, Kementerian Agama juga telah mengeluarkan panduan atau protokol pengurusan jenazah pasien Covid-19. Panduannya sebagai berikut:

Untuk Pengurusan Jenazah

1. Pengurusan jenazah pasien Covid-19 dilakukan oleh petugas kesehatan pihak rumah sakit yang telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

2. Jenazah pasien Covid-19 ditutup dengan kain kafan atau bahan dari plastik yang tidak tembus air. Jenazah juga dapat ditutup dengan bahan kayu atau bahan lain yang tidak mudah tercemar.

3. Jenazah yang sudah dibungkus tidak boleh dibuka lagi, kecuali untuk keperluan mendesak seperti otopsi dan hanya dapat dilakukan oleh petugas.

4. Jenazah disemayamkan tidak lebih dari 4 jam.

Tata Cara Shalat Jenazah

1. Pelaksanaan shalat jenazah dilakukan di RS rujukan. Jika tidak, shalat jenazah bisa dilakukan di masjid yang sudah dilakukan proses pemeriksaan sanitasi secara menyeluruh dan melakukan disinfektasi setelah shalat jenazah.

2. Shalat jenazah dilakukan sesegera mungkin dengan mempertimbangkan waktu yang telah ditentukan yaitu tidak lebih dari 4 jam.

3. Shalat jenazah dapat dilaksanakan sekalipun oleh satu orang.

Tata Cara Penguburan Jenazah

1. Lokasi penguburan harus berjarak setidaknya 50 meter dari sumber air tanah yang digunakan untuk minum dan berjarak setidaknya 500 meter dari pemukiman terdekat.

2. Jenazah harus dikubur pada kedalaman 1,5 meter, lalu ditutup dengan tanah setinggi satu meter.

3. Setelah semua prosedur jenazah dilaksanakan dengan baik, maka pihak keluarga dapat turut dalam penguburan jenazah.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya