Berita

Joko Widodo dan Rizal Ramli/Net

Politik

Hadapi Krisis Ekonomi, Pengamat: Jokowi Diam-diam Masih Butuh Rizal Ramli

SELASA, 24 MARET 2020 | 15:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies, Jerry Massie mengapresiasi sikap Presiden Joko Widodo yang pada akhirnya mau mengikuti sebagian saran ekonom senior Dr. Rizal Ramli, dalam mengatasi dampak virus corona baru (Covid-19) terhadap perekonomian Indonesia.

Pada acara "Indonesia Lawyers Club" yang tayang pada 17 Maret 2020, Rizal Ramli menyarakan pemerintah untuk melakukan realokasi APBN 2020 agar dampak virus corona terhadap perekonomian Indonesia bisa diminimalisir.

"Stop proyek-proyek infrastruktur besar 2020. Harus berani, jangan gengsi. Alokasikan anggaran hanya untuk sektor kesehatan, makanan dan daya beli rakyat miskin," ujar Rizal Ramli.


Jerry berpendapat, kini Presiden Jokowi sudah mulai bergerak persis sesuai saran Rizal Ramli. Terutama dalam hal realokasi anggaran pemerintahan untuk ketiga sektor: kesehatan, pangan, dan daya beli.

"Pertama, untuk mengalokasikan anggaran di sektor kesehatan. Tiga hari setelah Rizal Ramli bicara di TV, Presiden akhirnya pada 20 Maret 2020 menerbitkan Instruksi Presiden No. 20/2020. Inpres tersebut adalah tentang Refocussing Kegiatan, Realokasi Anggaran, serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona yang ditujukan untuk seluruh kementerian-lembaga dan pemda," ungkap Jerry Massie, Selasa (24/3).

Kedua, sambung Jerry, untuk sektor pangan. Sehari setelah acara ILC yang hadirkan Rizal Ramli, Jokowi pada 18 Maret 2020 langsung blusukan ke Gudang Bulog untuk memastikan ketersediaan bahan pangan utamanya beras dan meminta Dirut Bulog segera lakukan operasi pasar.

"Ketiga, untuk daya beli masyarakat miskin. Pada 22 Maret 2020, empat hari setelah Rizal Ramli bicara, Jurubicara Presiden Fadjroel Rachman akhirnya menyatakan, pemerintah akan menjamin perekonomian masyarakat yang terdampak wabah Covid-19," tutur peneliti politik dan kebijakan publik ini.

Jadi, lanjut Jerry Massie, Presiden Jokowi sangat membutuhkan pikiran dan tenaga Rizal Ramli dalam menghadapi kondisi ekonomi yang tepuruk akibat virus corona.

Melihat dari fakta bahwa kebijakan Presiden Jokowi dalam menangani dampak dari virus corona terhadap perekonomian Indonesia yang ternyata selaras dengan usulan Rizal Ramli, Jerry lantas mempertanyakan kinerja para menteri di bidang ekonomi dalam memberi kontribusi mengatasi persoalan ekonomi yang sangat serius.   

"Bila benar ternyata Jokowi diam-diam, tanpa kasih kredit, nurut arahan Rizal Ramli yang notabene bukan bagian pemerintah, lalu selama ini para menteri ekonomi itu sebenarnya gunanya apa?" tukas Jerry dalam keterangan tertulis kepada redaksi.

Jerry Massie justru berpendapat, di tengah perekonomian yang sedang dirundung masalah, Presiden Jokowi sebenarnya sangat merindukan sosok Rizal Ramli yang memiliki banyak terobosan dalam melewati badai perekonomian yang sedang mengguncang negeri ini.     

"Bukan saja dampak ekonomi dari virus corona, economic crisis, rupiah terpuruk-pun Rizal Ramli bisa membantu lewat point of view sudut pandang pemikirannya. Saya percaya Jokowi merindukan sosok pemikir seperti Rizal Ramli. Sebab, Rizal Ramli ekonom nomor satu Indonesia yang all around mulai dari financial, operational managment, macroeconomics and microeconomics," tutup dia.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya