Berita

Saat ini KRL sebaiknya digunakan jika ada keperluan mendesak/Net

Nusantara

PT KCI Ingatkan Masyarakat Gunakan KRL Kalau Ada Urusan Mendesak, Bukan Untuk Jalan-jalan

SELASA, 24 MARET 2020 | 15:26 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) kembali mengingatkan masyarakat untuk menggunakan jasa kereta Commuter Line hanya jika memang dalam kondisi mendesak. Bukan malah untuk pergi jalan-jalan.  

KCI sendiri telah menormalkan kembali jadwal KRL untuk melayani 991 perjalanan per hari mulai pukul 04.00 hingga 24.00 WIB. Hal ini berlaku untuk seluruh 80 stasiun dan seluruh rute KRL.

Meski demikian, dalam satu pekan terakhir, jumlah pengguna KRL turun sekitar 50-60 persen. Dari rata-rata 1 juta pengguna per hari menjadi hanya 400-500 ribu pengguna setiap harinya.


"Kami operator KRL siap melayani pengguna yang dengan terpaksa naik karena suatu hal mendesak dan urgent. Kalau untuk jalan-jalan, tolong jangan," ucap VP Corporate Communications PT KCI, Anne Purba, saat dihubungi wartawan, Selasa (24/3).

Anne juga mengajak masyarakat untuk dapat bekerja sama dalam memerangi virus asal Wuhan, China, ini dengan cara untuk tidak keluar rumah sementara waktu.

PT KCI juga telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona di transportasi publik, khususnya KRL Commuter Line.

Upaya tersebut di antaranya pembersihan kereta secara intensif dengan disinfektan, pengukuran suhu tubuh pengguna, penyediaan hand sanitizer di kereta dan stasiun hingga lebih dari 2.000 botol.

"Jadi semua upaya kita lakukan, digunakan bijaksana dan jangan main-main dengan penyebaran virus ini," pungkasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya