Berita

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo/Net

Nusantara

Ketua Gugus Tugas Covid-19: Disiplin Harusnya Menjadi Narasi Tunggal Untuk Pencegahan Penularan

SELASA, 24 MARET 2020 | 10:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Berbagai langkah dilakukan pemerintah untuk penekan penyebaran virus corona. Tentunya pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan dari masyarakat Indonesia yang tersebar di berbagai pulau di Indonesia.

Kepala BNPB yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Doni Monardo, meminta masyarakat berdisiplin dan mematuhi imbauan dari pemerintah, salah satunya melakukan social distancing.

"Apa pun protokol yang dibuat, sebagus apa pun kalau tidak diikuti dengan tingkat disiplin yang tinggi tidak ada gunanya. Yang diperlukan di sini adalah kesadaran dan kedisiplinan yang bagus," ujarnya dalam sebuah talkshow di televisi, Selasa (24/3).


Kalau kita bisa disiplin, mentaati apa yang sudah sampaikan oleh protokol termasuk juga penjelasan dari pimpinan dan tokoh di daerah, lanjut Doni Monardo, maka ini akan bisa mengurangi korban korban baik itu korban karena sakit apalagi yang menimbulkan kematian.

Indonesia bisa melihat negara-negara yang memiliki jumlah kasus yang tinggi. Misalnya Italia. Bagaimana Italia kemudian menjadi korban terbanyak di dunia melebihi Tiongkok. Bagaimana agar hal itu tidak terjadi di Indonesia.

"Caranya mudah, sangat mudah," jelas Doni Monardo, "Kalau semua orang di Indonesia harus disiplin."

Disiplin ditekankan oleh Doni Monardo sebagai narasi tunggal bangsa Indonesia. Narasi tentang disiplin itu bisa dipahami oleh seluruh masyarakat. Sehingga ketika sudah paham tentang disiplin, wabah vrus akan berkurang.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya