Berita

Riano P. Ahmad/Net

Nusantara

PAN Jakarta Dukung Gubernur Anies Bubarkan Paksa Kerumunan Massa

SENIN, 23 MARET 2020 | 18:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemprov DKI dan Kepolisian Daerah Metro Jaya akan menindak tegas bagi pihak yang menyelenggarakan kegiatan yang mendatangkan banyak orang alias kerumunan ditengah wabah corona atau Covid-19.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Riano P. Ahmad mendukung penuh langkah Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan tersebut.

"Salah satu cara efektif mengendalikan penyebaran virus Corona adalah menghindari kerumunan massa di tempat-tempat publik. Makanya yang bandel harus ditindak tegas," kata Riano saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Senin (23/3).


Riano juga meminta orang tua mengawasi anak-anaknya untuk belajar di rumah dan tidak bermain di tempat-tempat umum yang berisiko tinggi.

"Tentunya dalam melakukan ada tahapan-tahapannya. Tidak asal memberikan sanksi. Sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Riano berharap Jakarta dan Indonesia tidak mengalami ledakan kasus virus corona, seperti di negara lain, khususnya Italia dan Iran.

"Sungguh besar ongkos dan dampak sosial ekonomi bila hal itu terjadi di Jakarta, apalagi Indonesia," tegasnya.

Untuk itu dirinya mengajak semua pihak untuk bahu membahu melawan virus corona. Salah satunya dengan disiplin menerapkan social distancing.

Hal itu sejalan dengan imbauan Gubernur Anies kepada warga Jakarta untuk tidak berkegiatan di luar rumah sebagai upaya menekan penyebaran dan penularan virus mematikan asal Wuhan, China itu.

"Itu semua demi keselamatan kita bersama," pungkas Riano.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya