Berita

Personel Penyemprotan Disinfektan/Net

Kesehatan

Tekan Risiko Penularan Covid-19, NasDem DKI Kerahkan Relawan Semprot Disinfektan

SENIN, 23 MARET 2020 | 17:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

. Jumlah angka pasien yang dinyatakan positif terjangkit virus Corona (Covid-19) terus bertambah. Untuk itu kewaspadaan terhadap virus mematikan asal Wuhan, China ini terus dikampanyekan.

Dalam usahanya membantu pemerintah menekan resiko penularan Covid-19, Partai NasDem DKI Jakarta melakukan inisiatif dengan melakukan penyemprotan disinfektan di enam wilayah se-DKI Jakarta.

Adapun keenam wilayah tersebut yakni, Jakarta Selatan di 10 lokasi, Jakarta Timur tiga lokasi, Jakarta Utara empat lokasi, Jakarta Pusat tiga lokasi, Jakarta Barat tujuh lokasi, dan kepulauan seribu di Pulau Kelapa, Pulau Harapan, Pulau Kelapa 2, Pulau Pramuka, dan Pulau Panggang.


"Ini adalah bentuk kepedulian NasDem kepada warga Jakarta dan Kota Jakarta. Kalau kita hanya berpangku tangan saja, dan sekedar menjadi penonton, maka persoalan ini tidak akan segera teratasi," ungkap Wibi Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI, Wibi Andrino melalui keterangan tertulisnya, Senin (23/3)

Wibi menegaskan, kalau virus itu dibiarkan maka Jakarta akan semakin mengkhawatirkan. Oleh karena itu, NasDem DKI melakukan aksi 'melawan' Corona agar Jakarta bisa kembali normal seperti sebelumnya.

"Kalau dibiarkan, bisa 'lumpuh' Jakarta. Saya sangat khawatir terhadap perekonomian warga yang mencari di lapangan. Pendapatan mereka pasti turun hingga 70 persen bahkan lebih. Kalau dibiarkan, mau makan apa keluarga mereka" kata Wibi.

 Kepada para personel yang melakukan penyemprotan disinfektan, Wibi berpesan agar tetap waspada, dan melindungi diri dari ancaman Covid-19.

"Kepada kawan-kawan yang bertugas, tetap semangat, jaga diri kalian, ingat kesehatan demi keluarga," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya