Berita

Anies Baswedan/RMOL

Nusantara

Anies Baswedan Siap Beri Sanksi Mereka Yang Ngeyel Gelar Keramaian

SENIN, 23 MARET 2020 | 14:25 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menggelar rapat koordinasi dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana dan Pangdam Jaya Mayjen Eko Margiyono di Balaikota DKI, Jakarta pada Senin (23/3).

Rapat koordinasi dilakukan untuk menyiapkan sejumlah skenario dalam menghadapi penyebaran wabah virus corona baru atau Covid-19).

"Karena kita menyadari situasi yang sedang dihadapi saat ini bukan jangka pendek, satu dua hari saja, tapi ke depan," kata Anies saat memberikan keterangan kepada wartawan.


Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu mengurai bahwa Pemprov DKI Jakarta bersama dengan aparat Kepolisian dan TNI sepakat untuk melakukan imbauan kepada seluruh masyarakat agar menghindari keramaian.

Bahkan, kata Anies, pihaknya tidak akan segan menindak tegas mereka yang tetap melakukan kegiatan yang sifatnya pengumpulan massa.

"Kita meminta seluruh masyarakat untuk menjauhi kegiatan pengumpulan orang. Jangan datang kemudian penyelenggara ditegur dan kami akan menindak tegas," terang Anies.

"Jadi akan dibubarkan dan mereka yang memaksa nanti dimintai keterangan dan akan ada potensi sanksi, karena ini risikonya terlalu besar, jadi semua kegiatan yang sifatnya pengumpulan massa harus dihentikan," sambungnya.

Selain itu, rapat koordinasi juga membahas mengenai pengelolaan Wisma Atlet Kemayoran yang telah disulap menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19.

Anies mengatakan bahwa kapolda dan juga pangdam jaya telah melakukan pemantauan di Wisma Atlet yang saat ini dialihfungsikan tersebut.

"Sekarang kita menyusun skenario bagaimana mengelola mereka-mereka yang masuk pasien dalam pengawasan untuk bisa dirawat lebih baik," sambungnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Tim Hukum Febrie Curiga Ada Nama Pejabat Kejagung Dicatut terkait Duit Rp40 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 04:16

Merawat Aceh, Memprioritaskan Kepentingan Rakyat

Rabu, 09 September 2026 | 04:04

Polda Banten-Basarnas Maksimalkan Pencarian Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda

Rabu, 09 September 2026 | 03:32

Bahaya Abu Vulkanik bagi Penerbangan: Ancaman Tak Kasat Mata yang Mematikan

Rabu, 09 September 2026 | 03:22

PDIP Tafsirkan Pidato AHY: Bisa Jadi Pesan untuk Presiden Menuju 2029

Rabu, 09 September 2026 | 03:09

Wow! Hadiah Sayembara Ijazah Gibran Tembus Rp10,25 Miliar

Rabu, 09 September 2026 | 02:52

Sekolah Tatap Muka di Lampung Batal Gegara Anak Krakatau Kembali Erupsi

Rabu, 09 September 2026 | 02:14

Survei Digdaya: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 56,3 Persen

Rabu, 09 September 2026 | 02:01

Pencarian 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda Terkendala Arus Kencang

Rabu, 09 September 2026 | 01:34

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Selengkapnya