Berita

Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi/RMOL

Nusantara

Antisipasi Lonjakan, Bupati Tiwi Sulap Gedung Industri Jadi RS Isolasi Khusus Bagi Pasien Covid-19

SENIN, 23 MARET 2020 | 05:13 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Pemerintah Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah melakukan ansipasi apabila kondisi sebaran Covid-19 semakin meluas.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga menyiapkan  ruang isolasi sebagai rumah sakit darurat di gedung Lingkungan Industri Kecil (LIK) Logam Di Kelurahan Purbalingga Lor.

"Ini jika kondisi darurat dan kapasitas ruang isolasi di rumah sakit daerah terbatas. Kami akan menyiapkan gedung baru LIK Logam sebagai ruang isolasi. Kami berharap, kasus Covid-19 di Purbalingga tidak terus berkembang, ini tentunya butuh dukungan dan kerjasama semua masyarakat agar mematuhi anjuran pemerintah,” kata Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi, saat memimpin Rakor Pencegahan & Penanganan Covid-19 di ruang rapat Bupati, Minggu malam (22/3) seperti dikutip dari Kantor Berita RMOL Jateng.
 

 
Ruang isolasi yang disiapkan rumah sakit pemerintah (RSUD Goeteng Tarunadibrata dan RS Panti Nugroho) sebanyak 32 kamar. Pemkab mendorong rumah sakit swasta setidaknya untuk menyiapkan minimal empat kamar isolasi untuk pasien Covid-19.

Diungkapkan Bupati Tiwi, hingga Minggu (22/3) malam jumlah Pasien Dalam Pengawasan sebanyak 22 orang. Pasien ini hampir sebagian besar pendatang dari luar kota yang diduga membawa carrier virus Covid-19.

Oleh karenanya, saya meminta agar dilakukan pemeriksaan kesehatan yang masih kepada para pendatang,” kata Bupati Tiwi.
 
Bupati Tiwi mengintruksikan jajarannya untuk menyiapkan Posko Siaga Covid-19 di tiga terminal dengan petugas posko dari unsure gabungan seperti Dinkes, Dinhub, Polres, TNI, dan Relawan.

"Seluruh penumpang yang baru datang dari luar kota untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan. Bus-bus pengangkut juga disemprot desinfektan,” tegasnya.
 
Selain itu, camat agar mengintruksikan kepala desa untuk mengaktifkan kegiatan ‘Lapor Warga’, dimulai dari tingkat RT, RW, desa dan kecamatan terhadap pendatang dari luar kota.

Pemerintah desa agar membentuk Satgas di masing-masing desa untuk memastikan Orang Dalam Pemantauan (ODP) agar tetap tinggal di rumah untuk sementara waktu atau melakukan karantina mandiri.
 
Kepada Camat, Forkompimcam dan Kades, lanjut Bupati Tiwi, menghimbau secara massif kepada masyarakat untuk semaksimal mungkin menunda kegiatan yang melibatkan massa banyak dengan mendasari arahan presiden, Surat Edaran Gubernur, Surat Edaran Bupati,  Maklumat Kapolri, Maklumat NU, MUI dan Muhhamadiyah.
 
"Masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, tetap waspada dan diimbau untuk selalu menjaga kesehatan, kebersihan, melakukan social distancing, menghindari keramaian dan kerumunan untuk sementara waktu,” katanya.
 
Tiwi menambahkan, Pemkab bersama TNI, Polri, PMI dan seluruh elemen masyarakat baik relawan, karangtaruna dan ormas lainnya terus melakukan sosialisasi dan berperan aktif dalam kegiatan pencegahan covid-19 termasuk kegiatan penyemprotan disinfektan.

"Untuk fasilitas publik seperti pasar, perkantoran, rumah ibadah, kantor BUMN, BUMD dan lainnya secara bertahap dilakukan desinfectan,” tambahnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya