Berita

Ridwan Kamil serahkan APD tenaga medis/Net

Nusantara

Pemprov Jabar Bagikan 1.000 APD Untuk Tenaga Medis

SABTU, 21 MARET 2020 | 21:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemprov Jabar membagikan 1.000 Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis di 34 rumah sakit rujukan pasien Covid-19 di Jawa Barat.

Penyerahan secara simbolis dilakukan Gubernur Jabar Ridwan Kamil kepada lima direktur rumah sakit utama rujukan Covid-19, yaitu RS Hasan Sadikin Bandung, RS Paru Dr. H.A. Rotinsulu Bandung, RS Dustira Cimahi, RS Sartika Asih Bandung, dan RSAU Dr M Salamun Bandung.

APD yang merupakan CSR Jasa Sarana Group itu terdiri dari 900 coverall disposable, 396 nurse cap, 390 box sarung tangan rumah sakit, 397 pasang covershoes, 300 lusin sarung tangan kain, 390 safety glass, dan 108 unit cooler box 16 liter.


“Kami mengirimkan APD ke 34 rumah sakit secara merata, tapi simbolis ke lima rumah sakit rujukan utama. Untuk tahap pertama 1000-an APD,” ucap Emil, sapaan akrabnya, didilansir dari Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (21/3).

Emil memastikan, pihaknya terus berupaya menambah jumlah APD dan kini sedang dalam proses pembelian peralatan bagi rumah sakit lainnya, termasuk membeli peralatan untuk proactive test yakni pengambilan swab sampling Polymerase Chain Reaction (PCR) berupa lendir di hidung dan tenggorokan.

Ia menambahkan, ke-34 rumah sakit yang akan mendapat APD tersebut saat ini telah ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan terkait penanganan Covid-19. Rumah sakit tersebut digolongkan ke dalam ring 1 penanganan Covid-19.

“Ring 1 yang menangani intensif pasien-pasien positif corona, ring 2 yang ada Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tapi masih dicek, belum ada yang positifnya. Nanti akan dibagi secara proporsional,” ungkapnya.

Dirinya juga mengingatkan para direktur rumah sakit di Jawa Barat untuk terus memberikan perhatian ekstra kepada tenaga medis sebagai garda terdepan dalam proses perawatan pasien Covid-19.

Adapun penyerahan APD adalah bentuk tindak lanjut dari rapat terbatas Presiden Joko Widodo terkait pelaksanaan rapid test dan penyediaan APD untuk tenaga medis.

Salah satu arahan penting dari pemerintah pusat yaitu pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan penguatan fasilitas kesehatan di daerahnya.

“Terima kasih kepada PT Jasa Sarana, di situasi yang sulit ini teruslah kita bekerja sama," pungkasnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya